LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak tengah gencar melakukan pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, salah satunya melalui program Gebyar Klasik.
Penanganan kemiskinan ekstrem ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Lebak.
“DPRD sangat mendukung pelaksanaannya dan siap berkolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan khususnya kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting,” kata Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari.
Menurutnya, pemerintah daerah harus fokus pada program kemiskinan agar tidak ada kerawanan pangan. Karenanya, penanganan kemiskinan ekstrem tidak hanya dilakukan satu OPD saja. Tapi juga lintas berbagai OPD terkait.
“Tentunya, kita hindari kerawanan pangan melalui program strategis untuk melakukan upaya pencegahan dini di antaranya, penyaluran bantuan bahan pangan kepada keluarga sasaran,” katanya.
Asda I Setda Lebak Alkadri mengatakan, Pemkab Lebak kembali menggelar Gebyar Kolaborasi Atasi Stunting Inflasi dan Kemiskinan Ekstrim, pad 5 Desember 2024 di Kecamatan Panggarangan.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor dalam menanggulangi isu strategis terkait penurunan stunting, pengendalian Inflasi dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lebak,” kata mantan Kepala Dishub Lebak ini.
Menurutnya, Gebyar Kalasik merupakan inovasi Pemkab Lebak dalam mewujudkan sinergi seluruh elemen perangkat daerah dan stakeholder di Kabupaten Lebak untuk menekan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrem yang menjadi isu nasional.
“Kita berharap, dengan adanya kegiatan Gebyar Klasik ini tidak ada masyarakat Kabupaten Lebak yang stunting, terdampak inflasi dan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Editor: Aas Arbi











