PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mahasiswi STKIP Syekh Manshur,.Mina Iklima, sukses meraih prestasi juara 1 dalam kompetisi English Mastery yang digelar oleh English Community (ECO) STIM (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen) Budi Bakti.
Kompetisi English Mastery bertema “Resilience in the Changing World” digelar sebagai bagian dari perayaan dies natalis ke-23 STIM Budi Bakti, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 5 Januari 2025.
Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi untuk menguji kemampuan berbahasa Inggris dan keterampilan berbicara inspiratif. Diikuti oleh 12 peserta dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Pasundan Bandung, STKIP Syekh Manshur, dan mahasiswa tuan rumah.
Mina Iklima berhasil unggul di antara peserta lainnya dengan performa memukau.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP Syekh Manshur, Gasam Tarmon, memberikan apresiasi terhadap prestasi Mina.
“Kami tentu sangat bangga dengan capaian Mina Iklima yang berhasil meraih juara pertama dalam sebuah kompetisi English Mastery,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon seluler, Rabu, 8 Januari 2025.
Prestasi diraih oleh Mina Iklima membuktikan bahwa mahasiswa STKIP Syekh Manshur memiliki kemampuan dan semangat untuk berprestasi.
“Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan diri dan berani menghadapi tantangan,” katanya.
Mina Iklima menyampaikan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari persiapan matang dan keberaniannya untuk menghadapi tantangan.
“Saya merasa sangat bersenang-senang mengikuti perlombaan ini. Pesan yang ingin saya sampaikan melalui kemenangan ini adalah, jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal baru dan menantang diri sendiri,” katanya.
Lebih lanjut, Mina mengatakan, kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga keterampilan menyampaikan pesan yang memotivasi.
“Kemenangan ini bukan hanya soal kemampuan bahasa Inggris, tetapi tentang keberanian untuk mencoba hal baru dan mengasah keterampilan. Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berkembang dan tidak takut mengejar impian mereka,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











