PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di awal tahun 2025, stok blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang mengalami defisit alias menipis.
Sekretaris Disdukcapil Pandeglang, Raden Yunce Dewi mengungkapkan bahwa pihaknya hanya menerima 2.000 keping blangko dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri pada Jumat 3 Januari 2025.
“Kami langsung berangkat ke Ditjen Dukcapil Kemendagri, semuanya kabupaten dan kota sama, hanya mendapatkan 2.000 keping blangko,” ungkap Raden Yunce Dewi, Selasa 7 Januari 2025.
Kendati demikian, menurutnya, Ditjen Dukcapil Kemendagri belum dapat menyediakan blangko tambahan karena masih dalam tahap pengadaan. Alhasil, Disdukcapil Pandeglang terpaksa harus memutar otak.
Untuk mengatasi kekurangan blangko, mereka memutuskan untuk memprioritaskan pencetakan E-KTP bagi beberapa kebutuhan penting seperti warga yang dirawat di rumah sakit, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru lulus, serta korban banjir yang kehilangan biodata.
“Kan sekarang banyak pegawai baru lulus seleksi, sama warga yang membuat BPJS. Itu yang jadi prioritas kami,” katanya,
Menghadapi stok blangko E-KTP yang menipis, Disdukcapil Pandeglang kini terpaksa membatasi pencetakan hanya 200 keping per hari.
Raden Yunce Dewi menjelaskan bahwa pembatasan tersebut dilakukan sembari menunggu pasokan tambahan dari Dirjen Dukcapil Kemendagri.
“2.000 keping ini hanya cukup untuk 10 hari, pertengahan bulan Januari ini kami akan kembali ke Kemendagri untuk mengambil blangko,” tuturnya.
Erwin, salah satu warga yang hendak mengurus E-KTP mengungkapkan bahwa dirinya sudah datang lebih awal sejak pagi hari demi mendapatkan pelayanan. Namun, meski sudah berada di sana sejak pagi, ia tetap harus antre.
“Dari pagi kang saya mau ngurus KTP, cuman ya tetap aja ngantri. Kebanyakan sih ada yang mau ngurus akte kelahiran, KK, sama KTP, kebetulan saya mau bikin KTP sama KK,” ujarnya.
Meski harus menunggu dalam antrean, Erwin akhirnya mendapatkan E-KTP di Disdukcapil Kabupaten Pandeglang. Namun, ia berharap agar pelayanan bisa lebih efisien di masa mendatang.
“Alhamdulillah udah jadi kang, cuman tadi aja agak kesal lama nunggunya. Harapan saya untuk pelayanan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











