PANDEGLANG,RADARBANTE.CO.ID-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang tengah melakukan verifikasi jalur pendakian menuju Puncak Gunung Aseupan via bascam Abah Umar, Desa Sikulan, Kecamatan Jiput.
Jalur pendakian via basecamp Abah Umar dilakukan verifikasi karena sebelumnya ditutup sementara pasca terjadi longsor tebing gunung pada 27 Januari 2023 lalu.
Verifikasi dilakukan Disparbud Kabupaten Pandeglang bersama Perhutani, Muspika Jiput, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Sikulan, TNI, Polri dan stake holder terkait.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PSDP dan Ekraf) Disparbud Pandeglang, Mia Maulani Rizki mengatakan, Disparbud Pandeglang menggandeng stake holder untuk verifikasi jalur pendakian gunung Aseupan.
“Untuk meningkatkan daya tarik wisata. Verifikasi dilakukan pada jalur pendakian via bascamp Abah Umar,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 23 Februari 2025.
Mia menjelaskan, verifikasi dilakukan bersama Perhutani, Muspika Jiput, LMDH Sikulan, agar dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan . Serta berdampak positif terhadap pada peningkatan daya tarik wisata gunung aseupan.
“Kami ingin memastikan bahwa Gunung Aseupan menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi semua pengunjung. Dengan melibatkan semua pihak terkait maka kami optimis dapat menciptakan pengalaman pendakian yang lebih baik,” katanya.
Verifikasi jalur pendakian ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung.
“Diharapkan akan tercipta peluang usaha baru dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat lokal,” katanya.
Camat Jiput Ade Juliansah mengatakan, verifikasi jalur ini bagian dari proses pemberian izin menjadi jalur resmi pendakian Gunung Aseupan via Sikulan.
“Mudah-mudahan jalur pendakian Gunung Aseupan via Sikulan proses pemberian ijinnya tidak ada kendala,” katanya.
Sebelum proses verifikasi, pada hari Kamis, pekan kemarin sudah dilakukan musyawarah dengan Muspika, Kades Sikulan, Perum Perhutani dan masyarakat Desa Sikulan. Khusus membahas verifikasi izin warga yang dimana ada beberapa tanah warga atau jalur jalan setapak yang di usulkan untuk jalur pendakian.
“Biar legal. Insyaallah dalam waktu dekat bisa terealisasi dan alhamdulillah pihak Perhutani membuka peluang ke kami untuk membuka jalur pendakian Via Sikulan,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











