LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, bekerja sama dengan Kepolisian, TNI, dan Komunitas Radio Antarpenduduk Indonesia (RAPI) meluncurkan Program Jaga Kampung.
Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik mengungkapkan, peluncuran Jaga Kampung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi menjaga lingkungan melalui Siskamling.
“Rencananya dimulai awal bulan Ramadhan. Program ini akan melibatkan Ketua RT, Ketua RW, dan seluruh masyarakat,” ujar Rafik kepada Radarbanten.co.id, Senin, 3 Maret 2025.
Untuk menunjang keberhasilan Jaga Kampung, Pemdes Bayah Timur akan membangun ruang khusus sebagai pusat kontrol kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di setiap kampung.
“Nanti akan kami pasang CCTV di setiap kampung yang terintegrasi di ruang kontrol di kantor desa. Dari pusat kontrol kami bisa mengetahui apa saja kejadian di setiap kampung,” terang Sekjen Apdesi Banten ini.
Dana Desa juga bakal digelontorkan untuk membantu membangun poskamling di setiap RW, penyediaan fasilitas seperti alat komunikasi dan sarana penunjang lainnya.
“Makanya kami bekerja sama dengan komunitas RAPI dalam menjalankan program ini. Nantinya setiap pos di 10 RW akan terhubung melalui handy talky (HT) agar bisa bertukar informasi saat melaksanakan kegiatan ronda. Alhamdulillah, RAPI mendukung penuh program ini,” ungkap Rafik.
Ia berharap, melalui Jaga Kampung, kegiatan Siskamling bisa kembaki aktif di Bayah Timur. Karena, menurutnya, keamanan dan kenyamanan lingkungan menjadi tanggung jawab seluruh elemen, baik pemerintah, petugas berwenang, maupun masyarakat.
“Kegiatan yang sudah lama hilang akan kembali ada dan lingkungan bisa terjaga maksimal,” harapnya.
Perwakilan RAPI Lebak, Wildan Hidayatullah, mengapresiasi Jaga Kampung yang digagas Pemdes Bayah Timur.
Menurutnya, baru Desa Bayah Timur yang menggagas program menjaga lingkungan dengan melibatkan RAPI.
“Saya mengapresiasi program ini. Setahu saya, baru Bayah Timur yang menggagas program ini dan mengandeng komunitas kami. Saya yakin, tujuan dari program ini bisa dicapai,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











