PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengecek kondisi infrastruktur jalan dan menyiapkan pos pelayanan mudik menjelang Lebaran 2025.
Dimyati menyatakan, Pemprov Banten telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
“Untuk mudik tahun ini, kepolisian lalu lintas sudah melakukan penataan dan pendeteksian titik-titik rawan kemacetan, termasuk memastikan infrastruktur yang dilalui pemudik dalam kondisi baik,” ungkap Dimyati saat kunjungan kerja ke Puskesmas di Pandeglang, Jumat, 14 2025.
Dimyati meminta Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk menginventarisasi jalan yang berpotensi rusak atau tergenang banjir saat musim mudik.
“Kita berharap tidak ada lagi kemacetan panjang. Kita akan lakukan penataan, dan insya Allah, anak-anak sekolah juga akan diliburkan lebih cepat agar saat puncak mudik, jalan tidak penuh sesak. Kasihan petugas di lapangan,” kata Dimyati.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk menginventarisir jalan-jalan yang akan rusak atau jalan yang kemungkinan terkena banjir.
“Kita berharap tidak ada lagi macet yang panjang, kita akan lakukan penataan, dan insyaallah anak-anak sekolah pun akan diliburkan lebih cepat supaya pada hari mudik semua tidak numplek di jalan kasihan pada petugasnya,” ucapnya.
Ia juga mengimbau Kapolres, Dandim, Dinas Perhubungan, serta tim kesehatan untuk mendirikan posko layanan kesehatan di titik-titik strategis.
Menurutnya, kemacetan panjang bisa memicu berbagai keluhan kesehatan bagi pemudik.
“Ketika macet, bisa saja ada yang sakit perut, masuk angin, atau muntaber. Maka, saya harap posko kesehatan bisa disiapkan dengan baik,” ujarnya.
“Para petugas harus betul-betul maksimal bekerja, ini harus diperhatikan petugas-petugas itu. Nah pos kesehatan se-Banten harus sudah mulai persiapkan,” tambahnya.
Dimyati menegaskan bahwa seluruh stakeholder di tingkat kabupaten/kota harus bergerak bersama untuk memastikan kelancaran mudik dan membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Editor: Agus Priwandono











