LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dislerindag) Kabupaten Lebak OroK Sukmana mengatakan, aktivitas jual beli di Pasar Rangkasbitung dan pasar lainnya di Lebak sudah kembali berjalan normal, tepat sejak H+2 Idul Fitri 2025.
“Transaksi jual beli yang tinggi terjadi H-1 dan H-2 lebaran menyebabkan volume sampah mencapai rata-rata 150 ton per hari. Padahal biasanya hanya 120 ton setiap harinya,” kata Orok, Jumat 4 April 2025.
Atas kondisi tersebut, kata Orok, pengangkutan sampah pun ditingkatkan dari dua kali menjadi tiga kali dalam sehari dengan jadwal pengangkutan, pagi, siang dan malam hari.
“Kita berkoordinasi dengan bidang Kebersihan pada DLH Lebak terkait dengan peningkatan volume sampah selama libur Idul Fitri. Hasilnya, sampah dapat ditangani dengan baik. Sehingga, tidak ada sampah yang tak terangkut,” ujarnya.
Rubadi, salah seorang petugas kebersihan pada DLH Lebak mengaku selama libur Idul Fitri ini ia dan beberapa temannya terpaksa tetap bekerja sebagaimana biasanya. Sebab, bila libur panjang seperti Idul Fitri ini volume sampah akan meningkat.
“Walalupun harus tetap bekerja, kami ikhlas menunaikan tugas dari pimpinan. Kalau kami petugas kebersihan tidak bekerja bisa-bisa Rangkasbitung dipenuhi sampah,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda












