TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang mencatat terjadi penurunan harga sembako usai lebaran.
Sejumlah harga sembako yang turun diantaranya beras, cabai, bawang, daging dan minyak goreng.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, penurunan harga sembako terjadi di berbagai pasar tradisional dan modern
“Penurunan ini disebabkan oleh 4 faktor. Setelah lebaran, permintaan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung menurun karena kebutuhan konsumsi tidak seintensif saat Ramadhan. Akibatnya, harga ikut turun karena stok tersedia sementara pembeli berkurang,” ujar Suli, Rabu 9 April 2025.
Menurut Suli, faktor lainnya adalah pasokan distribusi sembako sudah kembali stabil, dimana saat menjelang lebaran sempat melambat hingga mengakibatkan harga sembako merangkak naik.
“Pasokan yang lancar membuat stok di pasar kembali banyak dan menekan harga,” jelasnya.
Suli melanjutkan, panen raya usai lebafan juga menjadi faktor kuat menurunnya harga sembako. Beberapa komoditas seperti beras atau sayuran mengalami panen raya setelah lebaran, sehingga suplai meningkat dan harga otomatis menurun.
“Kemudian faktor spekulasi harga jelang lebaran. Ada kecenderungan pedagang menaikkan harga karena ekspektasi lonjakan permintaan. Setelah lebaran, tekanan ini mereda dan harga kembali ke tingkat normal atau bahkan di bawah rata-rata,” katanya.
Sebagai informasi, masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan informasi harga pangan yang diupdate Disperindagkop UKM melalui laman Instagram @perdagangan_tangerangkota setiap harinya di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











