CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon, Rahmat Hidayatullah, menyampaikan pandangannya terkait proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon Tahun 2025-2029.
Dalam wawancaranya bersama Radar Banten pada Minggu (13/4), Rahmat menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya mahasiswa, secara aktif dan bermakna dalam perumusan arah pembangunan lima tahunan tersebut.
Menurut Rahmat, RPJMD merupakan dokumen strategis yang akan menentukan masa depan Kota Cilegon selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, penyusunannya tidak boleh dilakukan secara elitis atau tertutup, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan kalangan intelektual.
“Partisipasi masyarakat dalam perumusan RPJMD bukan hanya simbolis atau formalitas, tapi harus benar-benar bermakna. Kami menyebutnya sebagai ‘meaningful participation’, yaitu keterlibatan yang aktif, kritis, dan substansial dalam menentukan arah pembangunan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai kelompok sosial yang memiliki kepekaan terhadap isu-isu strategis dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat kecil.
Dengan kapasitas intelektual dan semangat idealisme yang tinggi, mahasiswa bisa memberikan kontribusi nyata dalam memberikan masukan, kritik, dan solusi terhadap problematika pembangunan daerah.
“Mahasiswa bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Jika RPJMD disusun tanpa mendengar suara mahasiswa dan masyarakat sipil, maka dikhawatirkan hanya akan menjadi dokumen administratif yang jauh dari kebutuhan riil rakyat,” tegas Rahmat.
Ia juga menyinggung pentingnya keterbukaan informasi publik dalam seluruh tahapan penyusunan RPJMD. Pemerintah Kota Cilegon, kata Rahmat, harus memastikan bahwa proses penjaringan aspirasi dilakukan secara inklusif dan transparan, tidak terbatas pada kelompok tertentu saja.
“Keterbukaan dan ruang dialog adalah kunci. Kami dari HMI Cabang Cilegon siap terlibat aktif dalam memberikan masukan dan mengawal proses penyusunan RPJMD ini agar betul-betul berpihak kepada rakyat, bukan hanya agenda elite politik semata,” tutupnya.
Dengan pernyataan tersebut, HMI Cabang Cilegon menegaskan komitmennya sebagai mitra kritis pemerintah yang terus mendorong perbaikan kebijakan publik demi terwujudnya pembangunan yang partisipatif, adil, dan berkelanjutan.
Editor: Abdul Rozak










