• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Santri Tewas Ditabrak Truk Proyek, Ponpes Al-Hasaniyah Desak PIK 2 Segera Bangun Jalur Khusus

Mulyadi by Mulyadi
Minggu, 11 Mei 2025 08:42
in Berita Utama, Tangerang

Ponpes Al-Hasaniyah saat menggelar zikir bersama untuk mendoakan almarhum Ilyas Nashrul Haq, santri yang meninggal akibat tertabrak truk tanah proyek pembangunan PIK 2, Jumat, 9 Mei 2025. Foto :Ponpes Al-Hasaniyah for Radar Banten

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tragedi maut yang menimpa seorang santri Pondok Pesantren Al-Hasaniyah di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, memicu gelombang protes dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat. Mereka mendesak pengembang proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 untuk segera membangun jalur khusus kendaraan proyek, guna mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya.

Santri bernama Ilyas Nashrul Haq meninggal dunia setelah ditabrak truk pengangkut tanah yang tergabung dalam aktivitas pengurukan proyek PIK 2. Insiden tersebut terjadi di jalan umum yang setiap hari dilalui warga sekitar.

RelatedPosts

penyertaan modal Jamkrida Banten

DPRD Banten Bedah Usulan Modal Jamkrida, Kepentingan Rakyat Jadi Ukuran

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:43
direksi BUMD Banten

Dimyati Peringatkan Direksi BUMD Banten: Kerja Tak Benar, Cukup Satu Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:40
hibah ABM Banten

Pemprov Banten Tahan Hibah Rp42 Miliar untuk ABM, Tunggu Rencana Kerja Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:35
asal-usul Cipondoh

Menguak Asal-usul Nama Cipondoh Tangerang, Berawal dari Rawa Seluas 170 Hektare

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:30

Pascakejadian, doa dan zikir akbar digelar pada Jumat, 9 Mei 2025, di Ponpes Al-Hasaniyah. Ratusan santri, ulama, dan masyarakat hadir untuk mendoakan almarhum sekaligus menyuarakan keresahan mereka terhadap dampak proyek tersebut.

Kiai Mansyur Hasan, tokoh ulama Tangerang Utara sekaligus Ketua Yayasan Perguruan Islam Al-Hasaniyah, menyebut kematian Ilyas sebagai peringatan serius atas abainya keselamatan warga.

“Jalan yang sebelumnya diperbaiki dengan harapan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan, kini sudah kembali rusak dan menambah beban bagi warga yang melintas,” ujarnya, Minggu, 11 Mei 2025.

Ia menyoroti rusaknya infrastruktur akibat kendaraan berat proyek yang melebihi kapasitas, padahal jalan tersebut dibangun dengan dana APBD untuk kepentingan umum. Karena itu, pihaknya mendesak pengembang membangun jalur sendiri menuju lokasi proyek.

“Jadi, pihak pengembang diminta untuk segera membangun jalur khusus agar kendaraan proyek tidak melewati jalan umum. PIK sebaiknya membuat jalur sendiri, misalnya dari akses tol langsung ke lokasi proyek pengurukan,” tegasnya.

Forum ulama dan tokoh masyarakat Tangerang Utara turut mendukung tuntutan tersebut dan menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap operasional proyek besar yang melibatkan kendaraan berat.

“Pemerintah dan kepolisian harus melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang mengancam keselamatan masyarakat,” lanjut Kiai Mansyur.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengedepankan dialog, namun siap menempuh jalur hukum bila tidak ada respons konkret dari pengembang.

“Meskipun kami siap mengambil langkah hukum jika tuntutan ini tidak dipenuhi,” terangnya.

Kiai Mansyur menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan untuk menolak pembangunan, melainkan menolak pembangunan yang mengabaikan nyawa rakyat.

“Kami bukan menolak pembangunan, tetapi kami menolak pembangunan yang mengorbankan nyawa rakyat. Ini adalah seruan untuk keselamatan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Jika tuntutan tidak digubris, ia mengingatkan bahwa gelombang aksi massa tidak dapat dihindari.

“Karena percuma jika kami hanya diminta menenangkan massa tanpa ada upaya perbaikan. Korban pun akan terus berjatuhan,” pungkasnya.

Editor: Merwanda

Tags: doa zikir Ilyasevaluasi proyek PIKforum ulama Tangerangjalur khusus proyekkecamatan teluknagakeselamatan wargaKiai Mansyur HasanPemerintah Kabupaten TangerangPIK 2ponpes Al-Hasaniyahproyek pembangunanSantri tewasTangerang Utaratruk proyektuntutan warga dan ulama
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

36 Desa di Lebak Tancap Gas Bentuk Kopdes Merah Putih, Siap Kelola Dana Hingga Rp 5 Miliar

Next Post

Korea Selatan Hingga Thailand: Inilah Negara dengan Investasi Terbesar di Lebak

Next Post

Korea Selatan Hingga Thailand: Inilah Negara dengan Investasi Terbesar di Lebak

Hasil French Open 2026

Hasil French Open 2026: Singkirkan Chi Yu Jen, Ubed Cetak Sejarah ke Semifinal Super 750

Jumat, 23 Oktober 2026 18:35
Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 07:46
Pencurian mobil losbak di Serang

Curi Mobil Losbak di Unyur, Kernet Truk Ditangkap di Lampung

Jumat, 23 Oktober 2026 17:15
Pengembalian kerugian negara kasus korupsi LKM Pandeglang

Kejari Pandeglang Kembalikan Rp264 Juta Uang Korupsi LKM, Pengelola Keuangan Daerah Diingatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 17:12
Jay Idzes Pulih dari Cedera, Siap Bela Sassuolo dan Timnas Indonesia

Jay Idzes Pulih dari Cedera, Siap Bela Sassuolo dan Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 10:29
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kapolres Cilegon Andika Adi Pradana

Kapolres Cilegon Andika Adi Pradana Prioritaskan Pemberantasan Judol dan Narkoba

by Adam Fadillah
Sabtu, 24 Oktober 2026 16:37
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana menyebut pemberantasan judi online (judol) dan peredaran narkotika sebagai prioritas penegakan...

Gugatan Kadin Cilegon Terhadap Kadin Banten

Digugat ke PN Serang, Sahruji Minta Kadin Banten Cabut Pembekuan Kadin Cilegon

by Adam Fadillah
Sabtu, 24 Oktober 2026 16:34
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Sahruji, meminta Kadin Provinsi Banten mencabut keputusan pembekuan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.