PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, TB. A. Khatibul Umam mendukung penguatan sinergi Pemkab Pandeglang dengan Bank Banten. Ia menegaskan bahwa Pandeglang memiliki sejarah panjang dengan Bank Banten, bahkan terdapat nama jalan yang dikenal sebagai Jalan Bank Banten. Hal ini menurutnya menjadi bukti adanya ikatan historis antara daerah dan bank kebanggaan Provinsi Banten ini.
Namun, Khatibul menyoroti pentingnya dukungan konkret dari eksekutif daerah. “Kalau hanya dukungan tersirat, semua orang juga bisa. Tapi saya ingin melihat dukungan yang nyata, dari eksekutif untuk membesarkan Bank Banten, khususnya di Pandeglang, saya akan segera berkomunikasi langsung dengan pihak eksekutif untuk memastikan hal ini,” tegasnya melalui press release yang diterima RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 26 Mei 2025.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab dan seluruh jajaran pemerintah daerah harus sejalan dalam mendukung pertumbuhan Bank Banten. Menurutnya, bank daerah harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh komponen agar dapat menjadi lembaga keuangan yang kuat dan mandiri. “Bank Banten harus bisa meraih simpati masyarakat. Kita semua harus bersatu padu membesarkannya,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen pribadi, ia menyatakan telah membuka rekening di Bank Banten dan akan secara rutin menabung di Bank Banten. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan moral dan nyata terhadap eksistensi serta perkembangan bank plat merah milik Pemprov Banten di daerahnya.
Dalam upaya memperkuat sinergi antara Bank Banten dengan Pemkab Pandeglang, Kepala Cabang Bank Banten Pandeglang, Trio Adit Pamungkas, melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengannya. Trio menyampaikan kesiapan pihaknya untuk terus memperkuat kerja sama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pandeglang. “Kami siap melakukan elaborasi, kolaborasi, dan sinergi sesuai arahan Direksi dan Manajemen Bank Banten, termasuk mendukung program-program pemerintahan di Pandeglang,” jelasnya.
Ia juga melaporkan perkembangan positif terkait proses kerja sama pengelolaan RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) serta peluang kolaborasi awal seperti layanan payroll bagi P3K, pegawai RSUD/BLUD, dan penyediaan layanan perbankan lainnya.
Editor: Mastur Huda











