• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Pilu, Ibu Hamil di Pandeglang Ditandu Pakai Sarung Bambu dan Naik Perahu Hendak Melahirkan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 30 Mei 2025 13:44
in Utama
Pilu, Ibu Hamil di Pandeglang Ditandu Pakai Sarung Bambu dan Naik Perahu Hendak Melahirkan

Wiwin (21) harus ditandu dan naik perahu kecil saat hendak melahirkan. Peristiwa ini terjadi di Kampung Ciluluk, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kisah memilukan dialami Wiwin (21) seorang yang terpaksa harus ditandu dan naik perahu kecil saat hendak melahirkan. Peristiwa ini terjadi di Kampung Ciluluk, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Wiwin harus melewati medan ekstrem dengan kondisi jalan rusak parah. Wiwin terpaksa harus ditandu oleh warga menggunakan sarung bambu sejauh tiga kilometer dan menyusuri aliran sungai dengan perahu kecil sejauh tujuh kilometer demi mencapai fasilitas kesehatan terdekat.

RelatedPosts

bank bjb Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37.3% Year on Year

bank bjb Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37.3% Year on Year

Jumat, 30 Oktober 2026 08:35
Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Jumat, 30 Oktober 2026 08:03
Kasus sabu di Pasar Kemis Tangerang

Kasus Sabu di Pasar Kemis, Satu Orang Direhabilitasi dan Satu Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 18:35
Polres Serang

Pemuda 19 Tahun di Jawilan Ditangkap Polisi, 91,92 Gram Tembakau Sintetis Disita

Kamis, 29 Oktober 2026 16:34

Diketahui, momen ibu hamil yang ditandu pakai sarung bambu ini viral di media sosial.

Alam, suami dari Wiwin, menceritakan perjuangan istrinya saat hendak melahirkan. Wiwin harus ditandu menggunakan sarung dan bambu, lalu menyeberangi sungai dengan perahu kecil demi mencapai Puskesmas Cikeusik karena jalan rusak parah.

“Iya pak, ditandu dulu, terus dilanjut naik perahu karena jalan rusak parah, enggak bisa pakai kendaraan ke puskesmas,” ungkapnya, Jumat 30 Mei 2025.

Alam menyebut, jarak dari rumah ke titik awal naik perahu sekitar tiga kilometer. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu kecil sejauh tujuh kilometer.

“Kalau dihitung dari rumah sampai ke Puskesmas Cikeusik, itu sekitar dua jam perjalanan,” jelasnya.

“Setelah sampai di titik pemberhentian perahu, baru dijemput ambulans dari Puskesmas Cikeusik,” sambungnya.

Alam menyebutkan, bahwa kondisi infrastruktur jalan di kampungnya sudah puluhan tahun rusak tanpa perbaikan.

“Udah lama jalan enggak pernah diperbaiki, 45 tahun lebih. Dari saya kecil udah begini rusaknya. Kalau ada yang sakit atau mau lahiran, pasti ditandu, terus naik perahu kecil,” ujarnya.

Beruntung, proses persalinan Wiwin berjalan lancar. Ia melahirkan bayi perempuan dengan berat 2,8 kilogram dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah bayi selamat, sehat, istri juga selamat,” jelasnya.

Alam berharap pemerintah daerah maupun pusat bisa turun tangan memperbaiki akses jalan di kampungnya. Ia menyebut kondisi jalan yang rusak parah sangat menyulitkan warga, apalagi dalam kondisi darurat.

“Harapan saya pemerintah bisa segera memperbaiki jalan di sini. Soalnya mau ke tempat kesehatan aja susah. Mudah-mudahan ada perhatian,” pungkasnya.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Editor: Aditya

Tags: Bantenibu hamilibu hamil ditanduibu melahirkaninfrastruktur jalanjalan rusakkabupaten pandeglangMelahirkannaik perahu kecilPandeglangPemerintah Daerah
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tekan Penyakit Tidak Menular, Dinkes Optimalkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Next Post

Pemkot Serang Tampung Pedagang Terdampak Pembongkaran Stadion Maulana Yusuf di Dua Pasar Ini

Next Post
Pemkot Serang Tampung Pedagang Terdampak Pembongkaran Stadion Maulana Yusuf di Dua Pasar Ini

Pemkot Serang Tampung Pedagang Terdampak Pembongkaran Stadion Maulana Yusuf di Dua Pasar Ini

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:36
DPW PPP Banten

DPW PPP Banten Apresiasi Keputusan DPP PPP Memberhentikan Agus dan Taj Yasin

Jumat, 30 Oktober 2026 16:52
Polda Banten Imbau The Jakmania Tak Datang ke BIS Saat Persija Hadapi Dewa United

Polda Banten Imbau The Jakmania Tak Datang ke BIS Saat Persija Hadapi Dewa United

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:43
pembahasan rtrw dan rdtr

Pemkab Lebak Bersama Kementerian ATR Bahas RTRW di Tiga Kecamatan

Jumat, 30 Oktober 2026 20:00
Operasi Patuh Maung 2026 Cilegon

Operasi Patuh Maung 2026 di Cilegon, Sejumlah Pengendara Motor Terjaring Tilang Manual

Kamis, 29 Oktober 2026 15:41
mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kampung Tenggelam di Bendungan Karian

Tiga Kampung Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Begini Kata BBWS C3

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 1 November 2026 00:01
0

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID- Tiga kampung yang sebelumnya tenggelam di dasar Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, kembali muncul. Kemunculan tiga kampung tersebut disebabkan volume...

Pengungkapan narkoba di Cilegon

Enam Pengedar Narkoba Ditangkap di Cilegon, Polisi Sita 114 Pil Ekstasi

by Adam Fadillah
Sabtu, 31 Oktober 2026 18:44
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Enam orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.