PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wilayah Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten diguncang Gempa bumi tektonik Magniuto 4,9 Skala Richter pada hari Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 23:34:58 WIB. Akibat gempa bumi tersebut belum diterima laporan adanya kerusakan bangunan rumah ataupun sarana publik lainnya.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M 4,9. Episenter terletak pada koordinat 6.73 LS dan 105.15 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 kilometer Barat Daya Sumur Banten pada kedalaman 17 kilometer.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, gempa bumi Magnitudo 4,9 Skala Richter berpusat di Sumur.
“Sementara ini kita belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi semalam,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 22 Juni 2025.
Gempa bumi yang terjadi cukup mengagetkan warga karena getarannya terasa kuat di wilayah Sumur dan sekitarnya.
“Kami mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan apabila ada kerusakan segera melaporkannya. Untuk segera dapat kami tindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto mengungkapkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar bawah laut wilayah Sumur. .
“Dampak gempa bumi berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak dengan Skala Intensitas II – III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan nyata dalam rumah,” katanya.
Kemudian di Kabupaten Pandeglang, getaran terasa di Kecamatan Saketi, Munjul, Bojong, dan Kecamatan Labuan Banten.
“Gempa bumi juga dirasakan warga di Kabandungan, Kabupaten Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” katanya.
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Adapun gempa bumi susulan hasil monitoring BBMKG hingga pukul 00:04 WIB, telah terjadi satu kali gempa bumi susulan dengan skala Magnitudo 3,3 Skala Richter
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat diipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











