SERANG – Gubernur Banten Andra Soni akhirnya angkat bicara soal kasus dugaan korupsi di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jamkrida Banten yang kini tengah diusut Polda Banten.
Orang nomor satu di Provinsi Banten ini menegaskan dirinya mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan sesuai aturan dalam menangani kasus tersebut.
“Persoalan hukum, mohon ditegakkan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Andra Soni kepada wartawan, belum lama ini.
Andra menyebut, pihaknya kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh BUMD milik Pemprov Banten, termasuk PT Jamkrida. Langkah ini dilakukan untuk memastikan BUMD benar-benar memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan tidak menjadi beban.
“Kita sedang merapihkan BUMD-BUMD kita, sehingga potensi-potensi dapat kita optimalkan seperti Bank Banten yang kinerjanya semakin membaik,” ujarnya.
Menurutnya, Bank Banten lahir untuk menjadi penopang perekonomian daerah, sementara BUMD lainnya seperti PT Agribisnis Banten Mandiri (ABM) dan Jamkrida memiliki fungsi yang tidak kalah penting.
“Jamkrida sebagai jaminan kredit keuangan masyarakat. Kita ketahui, kondisi ini sudah berlangsung lama. Makanya harus ada upaya,” ungkapnya.
Andra memastikan langkah audit sedang dilakukan dan hasilnya akan dibuka ke publik sebagai bentuk transparansi.
“Upaya yang tengah kita lakukan ialah dengan melakukan audit kinerja. InsyaAllah nanti kita akan sampaikan kepada publik,” tegasnya.
Editor: Merwanda











