SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten berencana akan memberikan bantuan kepada pemerintah Kabupaten Serang untuk mengembangkan pertanian bawang merah. Hal itu penting dilakukan agar produktifitas bawang dapat terus ditingkatkan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus Taucide saat melakukan panen bawang di Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu.
Dalam kesempatan tersebut, Agus mengatakan, kebutuhan bawang merah di Provinsi Banten sangat tinggi. Tercatat berdasarkan data, kebutuhannya mencapai 24 ribu ton per tahun.
Akan tetapi, produksinya masih sangat jauh dari target. Tercatat hingga bulan Mei 2025, produksinya baru diangka 853 ton. “Dari total produksi, Kabupaten Serang menyumbang kurang lebih 80 persennya. Kabupaten Serang berkontribusi tinggi untuk produksi bawang merah di banten,” katanya, Senin 7 Juli 2025.
Lantaran produksinya yang masih berkisar di angka 3,3 persen, kebutuhan bawang banten masih disuplai oleh produksi dari provinsi lainnya.
Untuk itu, lanjut Agus, pihaknya bersedia memberikan support secara penuh terhadap pertanian bawang di Kabupaten Serang untuk meningkatkan produktifitasnya.
“Hari ini Banten ada alokasi bawang sekitar 17 hektar full paket, jadi nanti kita akan serahkan ke Kabupaten Serang sekitar 4 hektar. Kami tentu akan kita terus berupaya agar Kabupaten Serang menjadi penyangga kebutuhan bawang di Banten,” ujarnya.
Agus menilai, beberapa wilayah di Kabupaten Serang sangat cocok untuk ditanami bawang. Bahkan, untuk kondisi tanahnya sangat subur dan belum banyak terkontaminasi oleh pupuk kimia.
“Penggunaan pupuk di Brebes sudah begitu intensif sekali. Ada kelebihan di Serang dengan suatu pupuk kimia tidak begitu intensif. Kita bayangkan dengan kondisi sekarang yang pemupukannya tidak maksimal, produksinya mencapai 6 sampai 8 ton. Kalau kita gencar dengan intensitas yang tinggi, yakin Bawang di Kabupaten Serang bisa di atas 10 ton per hektare,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











