CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah dikeluhkan selama berminggu-minggu, honor daerah untuk guru honorer di Kota Cilegon akhirnya dicairkan.
Sebelumnya, para guru mengaku belum menerima honor untuk bulan Mei dan Juni, sementara honor bulan April baru diterima pada awal Juni lalu.
Kabar baik ini disampaikan langsung oleh sejumlah guru honorer yang mengajar di PAUD dan jenjang lainnya. Salah satunya Anisa, guru honorer di salah satu PAUD di Kota Cilegon.
“Alhamdulillah honor daerah udah dicairin. Syukur, seneng. Soalnya kemarin-kemarin mah kan nggak tau kapan mau dicairinnya,” ujar Anisa saat dikonfirmasi Radar Banten melalui pesan WhatsApp, Rabu (9/7).
Anisa berharap pencairan honor ke depan bisa tepat waktu karena banyak guru yang menggantungkan kebutuhan hidup dari penghasilan tersebut.
“Semoga ontime, karena banyak yang berharap dari honor daerah itu, terutama buat kebutuhan sekolah,” tambahnya.
Meski honor sudah cair, para guru honorer berharap agar pemerintah bisa menjadwalkan pencairan secara pasti dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Yang kami harapkan, jangan hanya cair, tapi juga tepat waktu dan ada perhatian lebih. Karena kami tetap mengabdi, walaupun harus survive secara ekonomi,” tutup Anisa.
Sebelumnya, keluhan datang dari sejumlah guru honorer yang mengajar di PAUD hingga SMP. Mereka menyoroti keterlambatan pencairan honor triwulan dua yang sempat tidak menentu, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Data dari Dinas Pendidikan Kota Cilegon mencatat, jumlah guru honorer daerah (Honda) mencapai 3.536 orang, terdiri dari Honda PAUD 1.587 orang, Honda SD 1.141 orang, Honda SMP 529 orang, dan Honda Kesetaraan 279 orang.
Nominal honor guru honorer daerah disesuaikan dengan masa kerja. Bagi guru yang mengabdi lebih dari 10 tahun, menerima Rp1 juta per bulan. Sedangkan di bawah 10 tahun, hanya menerima Rp675 ribu.
Editor: Bayu Mulyana











