CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah 21 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, Ahmad Alif Zulkarnain (54) akhirnya menginjakkan kaki di jenjang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Rasa syukur dan haru menyelimuti dirinya saat mengikuti pelantikan di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Kamis 17 Juli 2025.
“Saya mulai dari tahun 2004, resmi jadi THL sejak 2005. Sudah ikut PPPK sebelumnya tapi belum berhasil. Banyak teman saya yang sudah pensiun, bahkan ada yang telah wafat. Tapi saya masih diberi kesempatan sampai hari ini,” tutur Alif penuh syukur.
Perjalanan panjang Alif dimulai dari Dinas Ketertiban Kota Cilegon, menangani perizinan gangguan. Sejak 2006, ia bertugas di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di bidang distribusi dan keamanan.
Kini, ia ditempatkan di BKPSDM sebagai perencana perkantoran, menyambut masa pensiunnya yang tinggal tiga setengah tahun lagi.
“Dari gaji pertama saya Rp450 ribu, perlahan-lahan meningkat sampai sekarang Rp3,1 juta. Alhamdulillah, cukup untuk membesarkan dan menyekolahkan anak-anak,” ujarnya.
Dari lima anak yang ia miliki, tiga di antaranya tengah menempuh pendidikan tinggi. Anak pertama, kembar, sedang menyelesaikan kuliah di Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Anak kedua bekerja di Medan, sementara yang satu lagi sedang kuliah di Medan jurusan Teknik Gizi. Anak keempat masih duduk di bangku SMP, dan si bungsu baru berusia enam tahun.
“Itu semua hasil dari Cilegon. Saya bangga karena apa yang saya perjuangkan selama ini tidak sia-sia,” katanya.
Alif juga menyampaikan pesan kepada rekan-rekan sesama tenaga honorer untuk tetap semangat dan percaya dalam pengabdiannya.
“Saya percaya, Cilegon tidak pernah menutup mata terhadap pengabdian. Buktinya saya tetap diupayakan dan akhirnya diangkat. Teman-teman, terutama yang masih paruh waktu, tetap semangat, jangan putus asa,” pesannya dengan suara tegas.
Editor: Abdul Rozak











