SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anthony Sinisuka Ginting kembali dipaksa angkat koper terlebih dahulu di China Open 2025. Ia kalah di babak pertama oleh Brian Yang (Kanada), 21-9, 16-21, 14-21 pada Rabu, 23 Juli 2025.
Kekalahan Ginting yang pernah merasakan juara China Open 2018 di babak awal China Open 2025 merupakan kekalahan kedua setelah comeback dari rehat enam bulan akibat cedera.
Pekan lalu, Ginting juga takluk dua gim langsung dari Kodai Naraoka (Jepang).
Kekalahan Ginting oleh Brian Yang mendapat tanggapan beragam dari Badminton lover di kolom komentar Instagram resmi PBSI @badminton.ina. Kebanyakan mereka menyangsikan Ginting bisa kembali kompetitif dan bisa bersaing di level turnamen elite BWF karena kalah oleh pemain yang tidak diperhitungkan tersebut.
Bahkan, tidak sedikit yang menilai Ginting sudah habis dan menyarankan Ginting untuk turun bertarung di turnamen yang levelnya lebih rendah.
Tapi, tidak sedikit pula yang masih memberikan dukungan kepada Ginting dan memaklumi kekalahan Ginting yang baru kembali comeback.
“Ada banyak yang hilang dari Ginting. Neting tipis, kecepatan dan smash tajam,” cuit @surip.prayogo.
“Parah banget Ginting sekarang habis dah masanya,” tulis @indonesia1945pride.
“Bang semangat terus ya, pasti bang Ginting bisa kembali juara lagi dan main bagus lagi pokoknya semangat teus,” kata @sllbilnaiy.
Sementara itu, Anthony Ginting mengomentari kekalahannya dari wakil Kanada itu karena kurang bisa menerapkan strateginya akibat faktor tidak dapat mengendalikan angin.
“Memang kondisi di sini cukup terasa menang dan kalah anginnya dan itu membuat saya kurang bisa menerapkan strategi yang disiplin dan banyak mati sendiri. Itu membuat lawan lebih percaya diri,” kata mantan peringkat dua BWF ini, dikutip RADARBANTEN.CO.ID dari pbsi.id, Rabu, 23 Juli 2025.
Meskipun belum bisa memberikan harapan kemenangan sesuai dengan ekspektasinya, runner up All England 2024 ini bersukur bisa kembali merasakan atmosfer pertandingan mulai dari tekanan selama di lapangan maupun ketegangannya.
“Bukan hanya tentang diri sendiri tapi faktor eksternal seperti bagaimana menjawab strategi lawan dengan cepat, adaptasi cepat, juga ada faktor lapangan dan shuttlecock yang berbeda, yang tidak saya dapat di latihan. Jadi di sini dan Jepang minggu lalu berusaha maksimal, ada kesulitan apa coba cari solusinya,” katanya.
Secara keseluruhan, tiga wakil Indonesia gugur di babak pertama China Open 2025. Yaitu, Putri KW, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting.
Sementara, sembilan wakil Indonesia lainnya kembali akan bertarung di babak kedua.
Merekah adalah Gregoria Mariska Tunjung, Jonathan Christie, Rehan/Gloria, Fajar/Fikri, Sabar Gautama/M Reza Palevi Amri Syahnawi, Leo Carnando/Bagas Maulana, Febriana/Amalia Cahaya, Jaffar Hidayatulah/Felisha Pasaribu.
Editor: Agus Priwandono











