LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan memiliki peranan penting dalam memberikan kontribusi cukup besar bagi pembangunan daerah di kabupaten Lebak. Oleh karena itu, Pemkab Lebak memberikan perhatian cukup besar terhadap sektor ini.
Bahkan, sektor ini penyumbang tertinggi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lebak sepanjang tahun 2024.
Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan menyumbang 27,69 persen. Selanjutnya, perdagangan besar dan eceran, reserpasi mobil sepeda motor 12,09 persen, konstruksi 9, 78 persen, industri pengolahan 9,54 persen, dan transportasi pergudangan 6,83 persen.
“Untuk itu dalam setiap rapat koordinasi dengan OPD terkait ini kita merencanakan, menyamakan persepsi dan mencari solusi atas permasalahan dan berinovasi untuk percepatan pembangunan dibidang pertanian,” ujar Asisten daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak Ajis Suhendri, Senin 28 Juli 2025.
Dengan adanya koordinasi dan menyamakan persepsi, lanjut dia diharapkan dapat terwujudnya swasembada pangan daerah. Serta dapat mendukung program ketahanan pangan nasional yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan terhadap masyarakat khususnya masyarakat kabupaten Lebak.
“Mengingat begitu pentingnya sektor pertanian, maka kami Pemerintah daerah memberi perhatian yang sangat serius terhadap pembangunan di sektor ini. Kita juga terus mendorong setiap OPD untuk berinovasi, setiap satu tahun minimal satu kali melakukan inovasi,” katanya.
Sementara untuk 3 sektor dengan laju pertumbuhan PDRB tertinggi yaitu administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib (12,12 persen), penyediaan akomodasi dan makan minum (7,40 persen) dan Informasi dan Komunikasi (7,38 persen).
“Sementara dua sektor dengan pelambatan laju pertumbuhan PDRB yang signifikan yaitu pertambangan dan penggalian (-23, 2
44 persen) dan pengadaan listrik dan gas (-5,31 persen),” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak











