LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Lebak tahun ini akan dibangun. Dua Puskesmas itu Puskesmas Pajagan di Kecamatan Sajira dan Puskesmas Soban di Kecamatan Sobang.
Anggaran untuk membangun dua Puskesmas yang nantinya ditargetkan bisa menjadi Puskesmas rawat inap itu sebesar Rp 5,2 miliar.
Saat ini, Kabupaten Lebak memiliki 44 Puskesmas yang tersebar di 28 Kecamatan. Dari 44 Puskesmas yang ada, 28 di antaranya merupakan Puskesmas yang melayani rawat inap. Selebihnya, 16 merupakan Puskesmas rawat jalan.
Plt Kepala Dinkes Lebak, Endang Komarudin, berharap pelaksanaan rehab dua Puskesmas tersebut dapat selesai tepat waktu, sehingga pada akhir tahun jumlah Puskesmas rawat inap di lebak dapat bertambah. Pihaknya akan mendorong agar kedua Puskesmas itu bisa melayani Puskesmas dengan rawat inap.
“Kami berharap bukan hanya tepat waktu saja dalam pembangunannya, tapi juga tidak mengabaikan kualitas,” ujar Endang, Rabu, 30 Juli 2025.
Dia menargetkan, semua Puskesmas di Lebak dapat melayani rawat inap. Sebab, dengan luasnya wilayah Kabupaten Lebak, maka diperlukan pelayanan tingkat dasar yang mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Dengan adanya Puskesmas rawat inap, setidaknya selain mengurai antrean di RSUD, juga memberikan pelayanan lebih dekat ke masyarakat. Tak perlu lagi masyarakat jauh-jauh ke RSUD bila bisa dilayani di Puskesmas terdekat,” katanya.
Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Lebak Regen Abdul Aris mengatakan, sudah seharusnya seluruh Puskesmas di Lebak bisa menjadi Puskesmas rawat inap.
“Dengan bisa rawat inap, selain membantu memberikan akses layanan dasar kepada masyarakat juga bisa mengurangi antrean pasien di RS yang selama ini kerap over kapasitas. Kita akan terus men-support dan mendorong agar semua Puskesmas tersedia pelayanan rawat inap,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











