LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penggunaan Internet Banking Business (IBB) bagi UPTD Puskesmas se-Kabupaten Lebak di Aula Multatuli Setda Lebak, Jumat 22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kapasitas pengelolaan keuangan secara digital, transparan, dan akuntabel di lingkungan UPTD Puskesmas Kabupaten Lebak.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah transformasi digital dalam tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak,” kata Halson Nainggolan.
Ia mengatakan bahwa penggunaan Internet Banking Business (IBB) menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung sistem pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan efisien.
Menurutnya, digitalisasi keuangan akan memberikan kemudahan dalam proses transaksi, pengawasan arus kas, hingga pertanggungjawaban keuangan di masing-masing Puskesmas.
“Melalui IBB ini diharapkan pengelolaan keuangan di lingkungan Puskesmas dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Selain itu juga memudahkan dalam monitoring cashflow serta pelaporan keuangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Lebak saat ini terus mendorong seluruh perangkat daerah agar menerapkan sistem transaksi non tunai melalui layanan perbankan digital. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan modern.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra mengatakan, pelatihan penggunaan IBB memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas bendahara dan pengelola keuangan Puskesmas dalam menjalankan tugas administrasi keuangan secara profesional.
“Di tengah perkembangan teknologi saat ini, pengelolaan keuangan berbasis digital sudah menjadi kebutuhan yang harus diikuti seluruh instansi pelayanan publik, termasuk sektor kesehatan,” katanya.
Dengan adanya pelatihan tersebut, pihaknya berharap seluruh bendahara Puskesmas mampu memahami mekanisme transaksi digital dengan baik sehingga proses pelayanan administrasi keuangan menjadi lebih cepat, tepat, dan aman.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini seluruh peserta dapat mengimplementasikan IBB secara optimal di masing-masing unit kerja,” pungkasnya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi









