CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–BPJS Ketenagakerjaan Cilegon menyerahkan santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta aktif dalam apel pagi Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di Halaman Kantor Walikota, Senin 4 Agustus 2025.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cilegon, Afriwan Mahendra, sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap pekerja yang telah menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami menyampaikan turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan,” ucap Afriwan.
Ia menegaskan bahwa program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bukan hanya penting bagi pekerja formal, tetapi juga sangat relevan bagi para pekerja sektor informal.
“Jamsostek ini tidak hanya penting bagi pekerja formal, tetapi juga bagi pekerja informal seperti UMKM, rumah makan, kafe, pedagang bakso, ojek pangkalan, ojek online, pedagang pasar, hingga petani. Semua orang yang bekerja berhak dapat perlindungan,” katanya.
Afriwan menjelaskan bahwa manfaat yang diterima peserta Jamsostek mencakup perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, santunan kematian sebesar Rp42 juta, serta beasiswa pendidikan untuk anak-anak peserta hingga jenjang perguruan tinggi.
“Kami berharap cakupan perlindungan Jamsostek di Kota Cilegon dapat terus meningkat melalui partisipasi aktif dari seluruh pihak,” tuturnya.
Pemkot Cilegon mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai berperan penting dalam menjamin kesejahteraan pekerja dan keluarga mereka.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











