PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten membantu mempromosikan potensi wisata di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Salah satu potensi wisata di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis yaitu Curug Sawer Cigeulis.
Mahasiswa UNMA yang membantu mempromosikan tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertajuk “Dari Desa untuk Banten” di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Dosen Pembimbing Lapangan UNMA Banten Eko Supriatno mengatakan, di Desa Sinarjaya ternyata memiliki potensi alam yang sangat indah.
“Terdapat wisata Curug berbasis Geopark. Ada Lima curug unggulan yang telah dipetakan secara digital,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu 6 Agustus 2025.
Pemetaan secara digital ini bagian dari upaya membantu mempromosikan potensi wisata curug di Desa Sinarjaya. Salah satu Curug di Desa Sinarjaya yaitu Curug Sawer Cigeulis.
“Selain hantu promosi, para pemuda lokal dilatih jadi pemandu wisata. Dan konsep eco-tourism dikembangkan berbasis kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan,” katanya.
Eko mengungkapkan, program KKN UNMA menyadarkan kembali pentingnya pendekatan yang membumi dan menyentuh. KKN zaman sekarang tidak bisa lagi sekadar formalitas dengan pasang spanduk, bikin papan nama jalan, atau laporan rutinitas.
“Tapi dibutuhkan kehadiran yang strategis dan bermakna, jadi kalau mahasiswa hanya melakukan hal-hal yang bisa dilakukan warga tanpa kita, maka kita gagal. Mahasiswa harus datang dengan gagasan, strategi, dan semangat perubahan, salah satunya yaitu menggali potensi desa dan membantu mempromosikan,” katanya.
Ketua Kelompok Mahasiswa KKN di Desa Sinarjaya, Hernanda Wijaya menyatakan, ia bersama teman-temannya bukan sekedar menggugurkan kewajiban mengikuti KKN.
“Tapi memang ingin ambil bagian menjadi orang bermanfaat dalam rangka membantu memajukan desa. Khusus di Desa Sinarjaya ini memiliki potensi Curug sangat indah yang layak untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan,” katanya.
Sekretaris Mahasiswa KKN Desa Sinarjaya, Deris Kamulady menegaskan, pentingnya peran aktif mahasiswa dalam proses pemberdayaan masyarakat desa.
“Mahasiswa KKN hari ini tidak cukup hanya jadi pengamat. Kita harus hadir, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan, baik dalam sistem, budaya, maupun kehidupan sehari-hari masyarakat desa,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











