CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satunya Bahrul Ulum, warga Kota Cilegon, yang mengaku terbantu saat mendekati masa persalinan istrinya.
Bahrul dan istri merupakan pasangan muda yang siap menyambut buah hatinya. Ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka berdua menghadap proses persalinan.
Ditemui Radar Banten pada Senin 18 Agustus 2025, Bahrul menceritakan pengalaman dirinya menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
Bahrul menceritakan bahwa dirinya banyak berkonsultasi dengan rekan sejawat, senior, dan orang tua mengenai proses persalinan anak pertamanya. Khusunya dalam hal pembiayaan dan tempat persalinan.
Dirinya sempat merasakan kebimbangan dan keresahan selama berhari-hari memikirkan proses persalinan dan biaya yang sangat besar terutama setelah dirinya diberitahu dokter bahwa istrinya harusnya melalui prosedur sesar.
Beruntung, Bahrul diberikan masukan oleh salah satu teman untuk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang disediakan oleh pemerintah. Sebelumnya Bahrul merupakan pengguna layanan BPJS, namun sempat tidak dilanjut.
Jelang persalinan istrinya, Bahrul mengurus seluruh administrasi, untuk kembali menggunakan layanan BPJS kesehatan.
“Sebelumnya, mendekati lahiran istri saya, saya merasa khawatir karena ada keterbatasan finansial. Namun setelah ada program ini, saya dan keluarga merasa terbantu karena mendapatkan layanan berkualitas tanpa biaya,” ujarnya.
Bahrul menilai, program ini tidak hanya bermanfaat untuk dirinya, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Menurut saya, program ini membawa dampak positif bagi saya dan keluarga, juga bagi warga yang tidak mampu secara finansial,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
Dirinya berharap progam seperti BPJS Kesehatan bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengguna diseluruh Indonesia khususnya wilayah Kota Cilegon.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah atas kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat. Harapannya, program ini terus berlanjut dan dapat ditingkatkan agar masyarakat Cilegon bisa lebih sehat dan sejahtera,” tambahnya.
Program BPJS Kesehatan sendiri hingga kini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial yang menjamin masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya besar.
BPJS Kesehatan Cabang Serang mencatat, hingga 1 Agustus 2025, sebanyak 474.680 orang di Kota Cilegon telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Jumlah tersebut merupakan 98,81 persen dari total jumlah penduduk di Kota Cilegon. (*)











