CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Upaya penanganan banjir di wilayah Kecamatan Cibeber terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.
Menariknya, pekerjaan normalisasi dan pelebaran Kali Cibeber sepanjang 130 meter yang saat ini berlangsung tidak menggunakan anggaran APBD, melainkan memanfaatkan alat berat milik Wali Kota Cilegon Robinsar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, Tb Dendi Rudiatna mengatakanpekerjaan normalisasi tersebut tidak masuk dalam anggaran yang telah ditetapkan pada APBD 2026.
“Anggaran ini memang tidak dianggarkan sebelumnya. Karena kondisinya mendesak, Pak Wali membantu melalui penyediaan alat berat sehingga penanganan bisa segera dilakukan,” katanya Selasa 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, badan sungai yang sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar 5 hingga 6 meter kini diperlebar menjadi 8 hingga 9 meter, bahkan pada beberapa titik mencapai 12 meter.
“Sekarang kita lebarkan menjadi 8 sampai 9 meter, bahkan ada yang mencapai 12 meter tergantung kondisi di lapangan. Target kami dalam lima hari kerja seluruh pekerjaan pembongkaran dan pelebaran sungai ini selesai,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah proses pembersihan, pelebaran dan normalisasi selesai dilakukan, Pemkot berencana membangun turap penahan tanah (TPT) melalui APBD Perubahan 2026.
“Untuk pembangunan TPT rencananya akan diusulkan pada APBD Perubahan setelah dilakukan perhitungan kebutuhan secara detail,” katanya.
Selain pembangunan TPT, lahan sisa hasil penertiban bangunan liar juga direncanakan akan ditata menjadi ruang terbuka hijau (RTH).
Ketua RW 07 Kelurahan Cibeber, Rusdiana Matlubi mengapresiasi langkah cepat Pemkot Cilegon dalam menangani persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.
“Atas nama warga RW 07 kami mengucapkan terima kasih atas adanya pelebaran dan normalisasi sungai ini. Harapannya dampak banjir bisa diminimalisir sehingga masyarakat tidak lagi khawatir saat hujan deras,” ujarnya.
Saat ini proses normalisasi dilakukan mulai dari area dekat jembatan di depan Polsek Cibeber hingga tikungan menuju kawasan PCI dengan total panjang penanganan sekitar 130 meter.
Editor: Abdul Rozak











