LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Seekor king kobra sepanjang dua meter membuat geger warga Kampung Pasirhaur, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, pada Sabtu malam, 6 September 2025. Ular berbisa itu bersembunyi di atap rumah seorang warga, sehingga menimbulkan kepanikan.
Petugas Damkar Lebak, Rian Nopriandi, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah mendapat informasi, tim mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Kami langsung berangkat ke lokasi setelah mendapat laporan adanya ular king kobra masuk atap rumah warga,” ungkap Rian kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 7 September 2025.
Menurut Rian, proses penangkapan ular tersebut memakan waktu cukup lama. Pasalnya, ular bersembunyi di sela-sela kayu atap rumah, sehingga menyulitkan tim untuk menjangkau.
“Baru sekitar pukul 22.40 WIB ular berhasil kami amankan. Prosesnya sulit karena posisinya di tempat yang cukup tinggi,” jelasnya.
Keberhasilan tim Damkar Lebak itu disambut lega oleh warga yang sejak awal mengawasi jalannya proses penangkapan.
Rian mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang tinggal di dekat persawahan, kebun, maupun hutan.
“Kemunculan ular berbisa sering kali terjadi ketika musim panas atau saat habitat aslinya terganggu,” pungkasnya.
Warga setempat mengaku sangat khawatir dengan keberadaan ular berbisa itu. Mereka khawatir jika dibiarkan, ular dapat turun dan membahayakan penghuni rumah.
“Kami benar-benar panik, untung Damkar cepat datang dan berhasil menangkapnya,” kata Asep, warga Kampung Pasirhaur.
Kejadian ini menambah panjang laporan penangkapan ular yang masuk permukiman warga di Kabupaten Lebak.
Editor: Agus Priwandono











