RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Tangsel melalui Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (Perseroda PITS) menargetkan peningkatan distribusi air minum perpipaan dengan memanfaatkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kali Angke dan Sungai Cisadane.
Data terbaru menunjukkan masih terdapat 291.520 sambungan langganan Kepala Keluarga (KK) yang belum terlayani di seluruh wilayah Tangsel. Dari total 1,46 juta jiwa atau 365 ribu KK baru sebagian kecil yang telah memperoleh akses air perpipaan, sementara sisanya masih mengandalkan sumber air non-perpipaan.
Direktur Utama (Dirut) Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman menjabarkan, untuk wilayah Kecamatan Ciputat memiliki 222.186 jiwa, baru terlayani 188 KK dan belum terlayani 42.201 KK.
Kemudian wilayah Ciputat Timur memiliki 169.555 jiwa, baru terlayani 188 KK dan belum terlayani 42.201 KK. Wilayah Pamulang memiliki 324.059 jiwa, baru terlayani 324.059 jiwa, baru terlayani 4.283 jiwa, belum terlayani 76.462 KK. Wilayah Setu memiliki 91.513 jiwa, terlayani 16.233 KK dan belum terlayani 20.908 KK. Lalu wilayah Serpong memiliki 163.451 jiwa, melayani 16.233 dan belum terlayani 24.630. Wilayah Serpong Utara memiliki 138.201 jiwa, terlayani 14.875 KK dan belum terlayani 19.677 KK. Terkahir wilayah Pondok Aren memiliki 295812 jiwa terlayani 17.512 KK dan belum terlayani 56.441 KK.
Menurut Hendra, berdasarkan proyeksi, layanan air minum akan terus meningkat dengan penambahan sambungan baru setiap tahun. Pada 2027 direncanakan melayani 14.367 SL, naik menjadi 28.240 SL pada 2028, kemudian 33.717 SL pada 2029, dan mencapai 34.258 SL pada 2030. Rencana ini mencakup kebutuhan domestik maupun non-domestik seperti industri, niaga, dan fasilitas umum.
Ia mengatakan, Kecamatan dengan backlog tertinggi adalah Pamulang dengan 76.462 KK belum terlayani (94 persen), disusul Ciputat Timur 42.201 KK (sekitar 70 persen), serta Pondok Aren dengan 56.441 KK belum mendapat akses air perpipaan (76 persen). “Perluasan cakupan ini sangat penting mengingat pertumbuhan penduduk yang pesat. Dengan total populasi mendekati 1,5 juta jiwa, kebutuhan air bersih menjadi semakin mendesak,” jelasnya.
Pemkot Tangsel bersama PITS menyiapkan zonasi distribusi melalui IPA Kali Angke dan Sungai Cisadane, serta mendorong kolaborasi dengan badan usaha swasta agar percepatan layanan air minum dapat tercapai sesuai target RPJMD 2025–2030.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











