KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Laporan realisasi APBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2024 memicu keprihatinan publik. Pasalnya, alokasi untuk bantuan sosial (bansos) pada tahun anggaran 2024 hanya Rp136,42 juta. Setara satu bungkus mi instan.
Angka tersebut turun drastis hingga 80,37 persen dibandingkan realisasi tahun 2023 yang mencapai Rp695 juta. Padahal, data resmi menunjukkan, Tangsel masih memiliki angka kemiskinan 2,36 persen, setara dengan 43.330 jiwa penduduk dari total penduduk.
Bansos Rp136 juta itu, jika dibagi rata kepada seluruh warga miskin hanya menghasilkan sekitar Rp3.148 per orang per tahun. Nilai ini setara dengan satu bungkus mi instan.
Kondisi miris ini disoroti oleh mantan aktris cilik, Leony Vitria Hartanti, yang mengunggah tangkapan layar dokumen resmi APBD Kota Tangsel 2024 dari laman tangerangselatankota.go.id.
“Nah, ini buat bansos loh cuma 136 juta. Berarti per orang tuh cuma dapet 1 bungkus mie instant dalam setahun,” tulisnya dengan nada satire melalui instagramnya, @leonyvh, dikutip Radarbanten.co.id, Senin, 22 September 2025.
Unggahan tersebut langsung menuai respons luas di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan prioritas anggaran Pemkot Tangsel, terutama karena sejumlah pos lain seperti perjalanan dinas pejabat mencapai ratusan miliar rupiah. Sedsngkan, bansos untuk warga miskin justru sangat minim.
Hingga kini, pihak Pemkot Tangsel belum memberikan penjelasan resmi mengenai minimnya alokasi anggaran bansos yang senilai satu bungkus mi instan dalam laporan keuangan tahun 2024 tersebut.
Editor: Agus Priwandono

