SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Honorer non database di Kabupaten Serang meminta agar mereka bisa diakomodir dalam pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Serang.
Pasalnya, masih banyak honorer non database yang saat ini nasibnya belum jelas sehingga mereka meminta dukungan dari Pemoab Serang agar bisa mendapatkan kejelasan atas nasib mereka.
Ketua Forum Aliansi Kabupaten Honorer Non Database Hilda mengatakan, ada beberapa kriteria honorer yang tergabung dalam forum mulai dari honorer non database, honorer yang gagal CPNS, dan honorer non database yang tidak ikut paruh waktu.
“Pertama kita ingin silaturahmi dengan BKPSDM Kabupaten Serang sekaligus memberikan informasi bahwa belum seluruh honorer sudah terakomodir untuk PPPK paruh waktu, masih banyak yang tersisa,” katanya, Sabtu 27 September 2025.
Ia pun berharap, agar Pemkab Serang dapat berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengakomodir nasib para honorer yang tidak bisa menjadi PPPK paruh waktu karena terkendala oleh aturan.
“Ke depannya dapat bersinergi dalam memperjuangkan nasib honorer yang tersisa ini,” ujarnya.
Pihaknya juga mengaku akan mencoba melakukan audiensi dengan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah sehingga nantinya ada kebijakan dari Bupati Serang mengenai nasib mereka. “Minggu depan sedang kami siapkan untuk pertemuan dengan Ibu Bupati,” ujarnya.
Ketua Dewan Pembina Forum Aliansi Honorer Non Database, Asep Bima mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BKPSDM Kabupaten Serang yang telah menerima perwakilan dari honorer.
“Ya, tentunya poin pertama saya sangat apresiasi BKPSDM Kabupaten Serang, sudah bisa menerima rekan-rekan, dan dapat menampung aspirasinya. Semoga untuk ke depannya dapat bersinergi guna penuntasan honorer yang masih tersisa saat ini,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda












