KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menegaskan bahwa proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang akan melintas di wilayah Tangsel hingga kini belum diputuskan rutenya.
Ia menyebutkan, salah satu opsi yang tengah dikaji adalah jalur yang melintasi kawasan Gaplek hingga Bintaro.
“Kalau ancar-ancar memang ada kemungkinan lewat Gaplek, terus melingkar sampai Bintaro dan wilayah sekitarnya. Tapi itu belum final, masih menunggu hasil studi kelayakan,” ujar Benyamin di Puspemkot Tangsel, Senin 29 September 2025.
Menurutnya, PT MRT bersama pihak swasta, termasuk Sinar Mas, sudah menandatangani perjanjian kerja sama. Namun, tahap yang dijalankan saat ini masih sebatas feasibility study (FS) atau studi kelayakan.
Benyamin menjelaskan, FS tersebut akan mencakup banyak aspek, mulai dari rute, biaya, ketersediaan lahan, hingga potensi jumlah penumpang.
“Tidak hanya soal trase, tapi juga apakah ada lahan yang harus dibebaskan, apakah pemerintah kota punya kemampuan anggaran, atau ada pihak ketiga yang mau menyumbangkan lahan. Semua itu akan terjawab dalam FS,” jelasnya.
Ia menambahkan, potensi jalur utara maupun selatan Tangsel tetap terbuka. Namun, kepastian baru bisa diperoleh setelah survei detail terhadap lalu lintas harian dan potensi penumpang dilakukan.
“Sekarang ini jangan diprediksi-prediksi dulu. Kita selesaikan dulu FS-nya. Dari situ baru kita tahu arah dan kepastian proyek MRT Tangsel,” tegas Benyamin.
Editor: Abdul Rozak










