LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lebak intensif mengendalikan penyakit menular pada hewan ternak.
Langkah ini menjadi bagian dari program Pemkab Lebak untuk mewujudkan swasembada daging.
Kepala Disnakkeswan Lebak, Rahmat, menyampaikan pihaknya menggencarkan pelayanan kesehatan hewan melalui UPT Puskeswan. Program ini dilakukan dengan sistem jemput bola ke peternak.
“Disnakkeswan melalui UPT Puskeswan rutin memberikan pelayanan kesehatan aktif, seperti suntikan vitamin dan obat cacing untuk domba maupun ternak lainnya. Kami turun langsung dari rumah ke rumah peternak agar swasembada daging segera terwujud,” kata Rahmat, Jumat, 3 Oktober 2025.
Rahmat menegaskan, kesehatan ternak menjadi kunci keberhasilan budidaya. “Dengan ternak yang sehat, proses reproduksi berjalan baik, sehingga populasi meningkat. Ini penting untuk produktivitas dan kesejahteraan peternak,” ujarnya.
Selain itu, Disnakkeswan fokus melakukan pembinaan kepada masyarakat dan peternak terkait penanganan pertama ketika ternak sakit. Upaya ini diharapkan meningkatkan kesadaran sekaligus mencegah penularan penyakit hewan menular.
“Jika kesehatan ternak terjaga, produktivitas meningkat, otomatis ekonomi peternak ikut terdongkrak. Kami berharap layanan kesehatan hewan menjangkau seluruh peternak di Lebak agar mereka lebih semangat mengembangkan usaha ternaknya,” jelas Rahmat, mantan Kepala Distan Lebak.
Sementara itu, Aang, peternak kerbau dan domba asal Kecamatan Kalanganyar, merasakan manfaat program kesehatan hewan tersebut.
“Petugas datang langsung memberi suntikan vitamin dan obat cacing. Kesehatan ternak kami jadi lebih terpantau,” katanya.
Editor: Aas Arbi











