CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID–Sebuah warung sembako sekaligus rumah tinggal milik warga bernama Sayuni di Lingkungan Tegal Cabe, RT 003/002, Kelurahan/Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, hangus terbakar pada Senin 6 Oktober 2025 siang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi kabel lemari pendingin yang berada di dalam warung.
“Kata orang tua, apinya dari listrik kulkas. Langsung menjalar ke bagian lain,” ujar Syamsul Bahri, anak pemilik warung, saat ditemui di lokasi.
Saat kejadian, hanya orang tua Syamsul yang berada di rumah. Warga sekitar yang melihat asap tebal segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam datang.
Kasi Pengelola Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Ashru Robi Khan, mengatakan, pihaknya mengerahkan dua unit truk water tender dan satu unit water supply untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
“Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit. Dugaan sementara akibat korsleting listrik, tapi masih kita dalami penyebab pastinya,” ujar Ashru.
Usai api berhasil dipadamkan, sejumlah relawan dari Tagana Kota Cilegon turut membantu membersihkan puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Seluruh isi warung, termasuk barang dagangan, tidak berhasil diselamatkan.
“Yang tersisa cuma temboknya saja. Barang-barang di dalam warung sudah habis semua,” kata Syamsul.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











