Home Berita Utama

Hadapi Pemangkasan Dana Pusat, Gubernur Banten Instruksikan Optimalisasi PAD dan Efisiensi Belanja

Rostinah by Rostinah
Selasa, 7 Oktober 2025 21:09
in Berita Utama, Pemerintahan
0
Hadapi Pemangkasan Dana Pusat, Gubernur Banten Instruksikan Optimalisasi PAD dan Efisiensi Belanja

Gubernur Banten Andra Soni saat menemui Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok Biro Adpimpro Banten)

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah pusat akan memangkas dana transfer ke daerah (TKD) untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada tahun 2026 sebesar Rp554 miliar.

Menanggapi hal itu, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Sonimenyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal dan pelayanan publik.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, mengatakan bahwa langkah-langkah strategis perlu segera disusun untuk mengantisipasi potensi pengurangan TKD dibandingkan tahun sebelumnya.

“Langkah strategis perlu disiapkan oleh Pemprov Banten dalam menghadapi TKD tahun 2026 yang mengalami koreksi negatif mencapai Rp554 miliar,” ujar Rina usai mendampingi Gubernur Banten Andra Soni bersama para kepala daerah anggota Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) saat menemui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa 7 Oktober 2025.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal penting, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH), serta dinamika sosial, politik, dan ekonomi nasional. Salah satu fokus utama adalah pembahasan mengenai penyesuaian TKD.

Menurut Rina, Gubernur Andra Soni telah meminta agar dilakukan perhitungan ulang secara cermat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Provinsi Bantenguna memastikan belanja wajib dan pelayanan masyarakat tidak terganggu, serta mandatory spending tetap terpenuhi.

“Kita akan bahas bersama untuk melakukan realokasi belanja, yakni mendorong alokasi dari belanja administrasi ke sektor produktif dan pelayanan dasar agar memberi dampak langsung kepada masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, Rina menambahkan, Gubernur Andra Soni juga akan memperkuat kapasitas fiskal daerah dengan memberikan insentif berbasis kinerja dan pendampingan regulasi bagi daerah dengan kinerja fiskal rendah. Langkah ini bertujuan mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita akan mengamankan mandatory spending dan melakukan manajemen kas atau cash flow yang lebih akurat,” imbuhnya.

Pemprov Banten juga akan meningkatkan akurasi perencanaan dan efektivitas penyusunan anggaran, dengan fokus pada program prioritas serta meminimalkan kegiatan administratif.

“Kami juga akan mengoptimalkan potensi PAD, di antaranya dengan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah. Kita akan melakukan intensifikasi pajak dan retribusi melalui sistem monitoring dan evaluasi ketat untuk memperluas basis pajak dan retribusi, serta menjalin kerja sama pemanfaatan aset dengan pihak ketiga,” pungkas Rina.

Reporter: Rostinah

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Fenomena Supermoon Sebabkan Banjir Rob di Puloampel, Ratusan Rumah Terendam

Next Post

Kasus Radioaktif Modern Cikande, Wakil Gubernur Banten Akui Kecolongan

Next Post
Kasus Radioaktif Modern Cikande, Wakil Gubernur Banten Akui Kecolongan

Kasus Radioaktif Modern Cikande, Wakil Gubernur Banten Akui Kecolongan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Serang Kolaborasi dengan Kementerian PKP Benahi Kawasan Kumuh Desa Domas

Pemkab Serang Kolaborasi dengan Kementerian PKP Benahi Kawasan Kumuh Desa Domas

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 5 Agustus 2026 18:08
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggandeng Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia untuk...

Realisasi Investasi Kabupaten Serang Baru 33 Persen dari Target Rp21,7 Triliun, Ini Penyebabnya

Realisasi Investasi Kabupaten Serang Baru 33 Persen dari Target Rp21,7 Triliun, Ini Penyebabnya

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 5 Agustus 2026 17:35
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Kabupaten Serang hingga triwulan II 2026 belum mencapai target yang ditetapkan. Hingga semester pertama,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.