• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Headline Koran Radar Banten Hari Ini: Jalur Emas Dikuasai Gurandil dan Tambang Ilegal Kepung Banten!

Fahmi by Fahmi
Senin, 27 Oktober 2025 11:21
in Utama
0
Headline Koran Radar Banten Hari Ini: Jalur Emas Dikuasai Gurandil dan Tambang Ilegal Kepung Banten!

Koran Radar Banten hari ini

0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berikut ini berita koran Radar Banten yang terbit pada Senin 27 Oktober 2025. Beritanya mengulas tentang sejumlah informasi menarik seputar Banten.

Untuk headline koran Radar Banten hari ini terkait tambang emas ilegal di tengah hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Kabupaten Lebak. Dari pantauan citra satelit Google Maps, tampak deretan tenda biru bertebaran di jantung hutan yang hijau.

Diduga kuat, tenda-tenda itu merupakan tem­pat beroperasinya Penambang Emas Tan­pa Izin (PETI). Keberadaan PETI tidak hanya mengancam kelestarian alam dan keanekaragaman hayati, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana besar seperti banjir bandang yang pernah terjadi pada tahun 2020.

Lebih mengkhawatirkan lagi, aktivitas tam­­bang ini terlihat semakin masif dalam beberapa tahun terakhir. Ratusan tenda biru yang berdiri di tengah hutan menun­jukkan bahwa para penambang ilegal, atau yang dikenal dengan sebutan gurandil, kian leluasa beroperasi tanpa pengawasan ketat. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, terutama karena wilayah yang seharusnya dijaga sebagai kawasan konservasi justru dijadikan ladang tambang liar yang merusak alam.

Kepala Balai TNGHS, Budhi Chandra, mem­benarkan temuan tersebut. Ia menyebut, ten­da-tenda yang terlihat dari citra satelit bu­kan milik wisatawan atau petugas kon­ser­vasi, melainkan milik para penambang emas ilegal. “Benar. Tenda-tenda yang ter­lihat dalam citra satelit merupakan milik para penambang emas ilegal atau gurandil yang beroperasi di kawasan TNGHS,” ujar Budhi kepada Radar Banten melalui telepon, Minggu (26/10).

Selanjutnya berita terkait maraknya aktivitas tambang ilegal, khususnya galian C, kini kian mengkhawatirkan di Provinsi Ban­ten. Sejumlah wilayah di an­taranya Kabupaten Lebak, Serang, dan Cilegon dikepung oleh praktik pe­nambangan yang tidak mengan­tongi izin resmi. Aktivitas ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Lebih parah lagi, aktivitas tambang itu terus berlangsung tanpa menge­nal waktu. Truk-truk peng­ang­­kut ta­nah dan pasir berlalu-lalang siang hingga malam hari di sejum­lah titik. Akibatnya, jalanan menjadi rusak dan licin, bahkan beberapa kali memicu kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan pantauan Radar Banten, se­jumlah titik galian tanah ilegal di Ka­bupaten Lebak antara lain berada di Desa Kadu Agung Tengah, Kecamatan Ci­badak, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Desa Maja, Kecamatan Maja, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, dan Desa Lebak Asih, Kecamatan Cu­rugbitung. Dua lokasi terparah yakni di Kecamatan Curugbitung dan Rang­kasbitung, yang aktivitasnya terpantau sa­ngat masif.

Sementara itu, aktivitas galian pasir juga tidak kalah meresahkan. Meski sebagian memiliki izin, dampaknya terhadap lingkungan dan kenyamanan warga tetap terasa. Pasir yang diangkut dalam kondisi basah kerap tercecer di jalan, menyebabkan permukaan jalan licin dan berpotensi menimbulkan ke­celakaan.

Adapun lokasi galian pasir ter­be­sar berada di Desa Margajaya, Ke­camatan Cimarga, disusul Desa Pajagan di Kecamatan Sajira, Desa Kesik di Kecamatan Banjarsari, Desa Leuwi Ipuh di Kecamatan Banjarsari, Desa Pasin­dangan di Kecamatan Cileles, Desa Citeras di Kecamatan Rang­kas­bitung, serta Desa Mekarsari di Keca­matan Rangkasbitung.

Nah itulah rangkuman berita di koran Radar Banten. Selain berita tersebut, masih ada berita lain yang menarik. Untuk lebih lengkapnya anda dapat berlangganan koran Radar Banten atau pun berlangganan koran digital. Selain itu, anda juga dapat membaca berita seputar Banten di radarbanten.co.id.

Editor: Abdul Rozak

Tags: Berita BantenBerita seputar BantenGubernur Andra SoniInformasi PandeglangInformasi TangerangInformasi tentang BantenRadar BantenRadar Banten hari ini
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sirine Tsunami di Cilegon Akan Dibunyikan Serentak Hari Ini, Warga Diminta Tidak Panik

Next Post

BGN Gelar Bimtek untuk 35.000 Penjamah Pangan

Next Post
BGN Gelar Bimtek untuk 35.000 Penjamah Pangan

BGN Gelar Bimtek untuk 35.000 Penjamah Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Gunung Anak Krakatau Erupsi Berkali-kali, Dentuman Terdengar hingga Patia

Anak Krakatau Menguji Mental Kita

by Redaksi
Selasa, 8 September 2026 06:20
0

Penulis: Dr. Imam Ahmad Amin, M.Psi., Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Banten Ada sesuatu yang berbeda ketika Krakatau kembali bergemuruh....

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

by Abdul Rozak
Senin, 7 September 2026 22:20
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Partai Golkar Provinsi Banten turun tangan membantu masyarakat mengantisipasi dampak negatif abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.