CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon mengungkap kronologi lengkap kebakaran yang menewaskan bocah perempuan berusia enam tahun di Lingkungan Tegal Cabe, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, pada Kamis malam, 30 Oktober 2025.
Dalam laporan resmi Kepala DPKP Kota Cilegon, Achmad Jubaedi, kebakaran terjadi di rumah kontrakan milik Kasimo yang disewa oleh Amin, warga setempat. Peristiwa bermula sekitar pukul 21.30 WIB, dan laporan diterima oleh petugas Damkar pada pukul 21.50 WIB dari warga bernama Vini.
“Tiga unit mobil pemadam dengan kapasitas total 8.000 liter air dikerahkan dari Pos Citangkil dan Mako Damkar. Tim tiba di lokasi dengan respon cepat sekitar lima menit dan api berhasil dipadamkan total pukul 22.50 WIB,” terang Achmad Jubaedi dalam laporan akhir operasi pemadaman.
Dari hasil penelusuran di lapangan, kebakaran melalap dua kamar, masing-masing di bagian belakang dan tengah rumah. Api diduga kuat berasal dari lilin yang digunakan untuk penerangan setelah listrik di rumah korban padam selama tiga hari karena token habis.
“Menurut keterangan keluarga, sejak Rabu 29 Oktober listrik padam karena token limit dan penerangan menggunakan lilin. Sampai Kamis malam, listrik belum juga aktif, sehingga Bapak Amin dan almarhumah membeli lilin lagi,” tambah Jubaedi.
Setelah membeli lilin, Amin sempat berbincang dengan tetangga, sementara putrinya Zipa (6) lebih dulu pulang dan menyalakan lilin di kamar belakang bangunan tambahan yang baru dibuat oleh ayahnya. Tak lama berselang, warga melihat kobaran api dari arah rumah bagian belakang.
Ketua RT setempat, Wahyudi, membenarkan bahwa warga sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah, namun tidak dapat menyelamatkan korban lantaran akses menuju kamar terkunci.
“Warga sempat melihat anak itu minta tolong, tapi nggak bisa diselamatkan karena pintunya terkunci semua,” ujar Wahyudi.
Dalam kejadian itu, korban Zipa (6) ditemukan meninggal dunia akibat terjebak di bangunan belakang yang hangus terbakar. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Kota Cilegon untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Reporter: Adam Fadillah











