SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digalakkan oleh pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Di Provinsi Banten, saat ini telah beroperasi 551 dapur MBG yang bertugas memasok makan siang bagi jutaan siswa di delapan kabupaten/kota.
Jumlah dapur MBG di Banten terus bertambah setiap bulannya. Pemerintah menargetkan 1.200 dapur MBG dapat beroperasi penuh pada tahun depan. Asisten Daerah (Asda) I Pemprov Banten, Komarudin, menyebutkan bahwa program MBG saat ini sudah menyasar 1,5 juta siswa di seluruh wilayah Banten.
“Alhamdulillah, capaiannya sudah 45 persen lebih,” kata Komarudin, Jumat 31 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, ratusan dapur lainnya masih dalam proses pembangunan oleh pihak BGN. Namun, pihaknya mengingatkan agar proses tersebut tidak terburu-buru dan tetap mengutamakan kualitas.
“Di sisi lain, kita ingin mengejar jumlah, tapi juga harus memperhatikan kualitas. Jangan sampai karena ingin cepat, ada komponen penting yang kurang,” ujarnya.
Komarudin menambahkan, Pemprov Banten saat ini tengah mendukung penerapan sertifikasi laik higienis untuk setiap dapur MBG, di mana proses sertifikasi menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Selain itu, Pemprov Banten juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam memantau pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
Menurutnya, program MBG tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga berdampak signifikan terhadap perekonomian lokal. Program ini berhasil membuka ribuan lapangan kerja serta meningkatkan daya beli petani dan produsen pangan lokal.
“Satu dapur saja mempekerjakan lebih dari 47 orang. Bisa dibayangkan berapa banyak tenaga kerja yang terserap jika 1.200 dapur ini sudah beroperasi semua,” jelas Komarudin, seraya menekankan pentingnya penggunaan pangan lokal dalam pelaksanaan program.
Reporter: Yusuf Permana











