KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) meneken Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), BRI, Woori Card dan Bank Woori Saudara, Kamis, 30 Oktober 2025 di Jakarta.
Kerja sama lima institusi ini menghasilkan pengembangan layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu Lintas Negara (Cross-Border Cardless Cash Withdrawal), yang menghubungkan Indonesia dan Korea Selatan (Korsel).
Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Utama Artajasa Armand Hermawan, Executive Vice President KFTC Jaeyeon Ko, Head of Digital Innovation Group Bank BRI Dr. Kaspar Situmorang, Managing Director Woori Card Jonghee Lee, dan President Director Bank Woori Saudara, Kim Eungchul.
Direktur Utama Artajasa Armand Hermawan menjelaskan, layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu Lintas Negara ini nantinya memungkinkan nasabah di kedua negara untuk menarik uang tunai dari ATM tanpa memerlukan kartu fisik.
“Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan keuangan bagi wisatawan, pelajar, dan pekerja migran antara Indonesia dan Korea Selatan,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima, Minggu 2 November 2025.
Menurutnya, selain memberikan kemudahan transaksi dua arah, inovasi ini juga meminimalisir risiko keamanan, seperti skimming atau kartu hilang.
“Sehingga, wisatawan dapat memperoleh uang tunai dengan mudah dan nyaman saat bertransaksi tarik tunai di kedua negara tersebut,” jelasnya.
Sebagai contoh, Nasabah Bank BRI ketika berada di Korea Selatan cukup mengakses aplikasi mobile bankingnya untuk menarik uang tunai (mata uang Won) di jaringan ATM Bank di Korea Selatan yang telah terhubung dengan KFTC untuk fitur ini.
“Ke depan rencananya akan diperluas partisipasi ke bank dan platform pembayaran lainnya di kedua negara,” tutupnya.
Editor: Mastur Huda











