PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Barcelona dikabarkan berada di posisi terdepan untuk merekrut bek Manchester City, John Stones. Kontrak pemain asal Inggris itu akan berakhir pada akhir musim ini, membuka peluang besar bagi Blaugrana untuk mendapatkan tanda tangannya secara gratis.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi Barcelona memperkuat lini belakang dengan pemain berpengalaman dan punya jiwa kepemimpinan. Stones, 31 tahun, sudah satu dekade berseragam Manchester City sejak diboyong dari Everton pada 2016.
Dikutip dari disway.id, selama membela The Citizens, Stones tampil dalam 285 laga di semua kompetisi dan menjadi bagian penting dalam era kejayaan Pep Guardiola. Ia turut mempersembahkan enam gelar Premier League, dua Piala FA, dan satu trofi Liga Champions, menjadikannya salah satu pemain tersukses dalam sejarah klub.
Namun musim ini, Stones baru empat kali menjadi starter di Premier League. Minimnya menit bermain itu memunculkan spekulasi soal masa depannya di Etihad Stadium.
Menurut laporan media Spanyol Fichajes, Barcelona kini menjadi klub paling serius memburu Stones untuk bergabung pada musim panas 2026 mendatang. Jika sang pemain tidak memperpanjang kontraknya, Barca berpeluang merekrutnya secara gratis sesuai dengan kebijakan transfer klub yang tengah menekan pengeluaran akibat krisis finansial.
Pelatih Xavi Hernandez disebut menilai Stones cocok dengan kebutuhan timnya. Selain berpengalaman, Stones juga bisa bermain sebagai bek kanan atau gelandang bertahan. Kemampuannya membaca permainan dan ketenangannya dianggap akan menambah stabilitas di jantung pertahanan Barca.
Barcelona juga tengah mencari sosok senior di lini belakang untuk menjadi mentor bagi pemain muda seperti Pau Cubarsí dan Mikayil Faye. Dari sisi karakter dan pengalaman, Stones dianggap ideal untuk peran itu.
Nasib Stones di City Masih Abu-abu
Kendati begitu, peluang Stones bertahan di Manchester City belum sepenuhnya tertutup. Pep Guardiola mengatakan, keputusan soal kontrak baru akan ditentukan manajemen klub setelah menilai kondisi fisiknya.
Meski kualitasnya tak diragukan, riwayat cedera Stones menjadi perhatian utama. Musim lalu, ia hanya tampil di 11 laga Premier League dan sempat mengaku terpikir untuk pensiun dini akibat cedera kronis yang kambuh berulang.
Situasi itu membuat masa depannya semakin tidak pasti, terlebih beberapa bek lain seperti Nathan Aké juga sedang berjuang mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak.
City Bisa Kehilangan Pemimpin di Lini Belakang
Bagi Barcelona, mendatangkan Stones bisa jadi langkah cerdas untuk menambah kedalaman skuad tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Namun bagi Manchester City, kehilangan sosok senior berpengalaman seperti Stones bisa menjadi kerugian besar jika tak segera menemukan pengganti sepadan.
Bursa transfer musim panas 2026 diyakini bakal menjadi titik krusial dalam karier John Stones. Bertahan bersama Guardiola atau mencoba tantangan baru di La Liga, semua mata kini tertuju pada keputusan bek Inggris itu dalam beberapa bulan ke depan.











