PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi lebih memilih mengalokasikan anggaran perbaikan sarana dan prasarana sekolah ketimbang rumah dinasnya.
Pernyataan itu Wakil Bupati Pandeglang sampaikan dalam acara Harlah ke-66 PMII dalam ruang Bamus DPRD Kabupaten Pandeglang.
Padahal Rumah dinas (rumdin) Wakil Bupati Pandeglang juga dalam kondisi rusak parah pada bagian atap, tembok, dan lantai-nya.
Namun Wabup Pandeglang memilih untuk menggeser alokasi anggaran perbaikan rumah dinas sebesar Rp7 Miliar untuk perbaikan sarana pendidikan. Mengingat kondisi fiskal yang belum stabil dan rumah dinas sudah terbengkalai selama 8 tahun
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengatakan, pada periode pertama kepemimpinan Dewi-Iing pada Tahun Anggaran 2025 fokus membangun sarana dan prasarana sekolah.
“Kurang lebih sebesar Rp80 sampai Rp90 Miliar untuk anggaran pendidikan. Karena tahun pertama kepemimpinan Dewi-Iing, kita fokus untuk membangun sarana dan prasarana sekolah yang ada di Kabupaten Pandeglang,” katanya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Dari anggaran sebesar Rp90 Miliar itu, terdapat alokasi anggaran hasil pergeseran. Pergeseran anggaran ini yang tidak terlihat oleh publik.
“Salah satunya mengalihkan anggaran yang semula direncanakan untuk perbaikan rumah dinas Wakil Bupati menjadi anggaran untuk pembangunan atau renovasi sekolah. Karena fasilitas pendidikan lebih penting,” katanya.
Alokasi anggaran yang digeser atau dialihkan untuk pendidikan senilai total Rp7 miliar. Anggaran itu terdiri dari Rp5 miliar untuk rumah dan Rp2 miliar untuk halaman.
“Pengalihan anggaran itu merupakan anggaran pada tahun 2025. Sehingga untuk perbaikan Rumdin ditunda,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











