RADARBANTEN.CO.ID – Kelanjutan kompetisi Indonesia Super League makin memperlihatkan tren negatif bagi Dewa United Banten. Karena pada Minggu 9 November 2025 lalu, Dewa United menelan empat kekalahan beruntun.
Tim asuhan Jan Olde Riekerink itu awalnya berharap bisa membuat awal yang kuat di musim ini, namun hasil-hasil yang diraih justru jauh dari harapan.
Dewa United kini berada di peringkat 14 klasemen, berjarak dua tingkat lagi ke dasar klasemen Indonesia Super League 2025-2026.
Kekalahan itu semakin menegaskan bahwa posisi mereka bukan hanya sementara di papan bawah, melainkan mulai masuk ke zona merah klasemen sementara.
Kondisi tim berjuluk Banten Warriors kini menjadi perhatian karena masih tertahan di posisi terbawah klasemen sementara.
Manajemen klub kini menghadapi dilema besar. Jika tren buruk terus berlanjut, mereka akan semakin sulit keluar dari zona degradasi.
Kondisi ini jelas mengancam, reputasi tim yang sebelumnya berambisi menampilkan musim yang menjanjikan
Pelatih Riekerink pun harus bekerja ekstra untuk memperbaiki skema taktik, kebugaran pemain dan kepercayaan diri.
Kini, Dewa United Banten harus segera merespons dengan cepat. Minimal mereka harus memperbaiki pertahanan yang kebobolan banyak gol dan meningkatkan efektivitas lini serang.
Editor: Mastur Huda











