SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 70 Satuan Pelaksana Program Pemerintah Gizi (SPPG) di Provinsi Banten sempat berhenti beroperasi karena kendala pencairan dana bantuan operasional.
Kondisi itu terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Banten. Namun prosesnya dipastikan kembali normal dalam waktu dekat.
Kepala Regional SSPI Banten Ikhsan memastikan penyaluran dana bantuan pemerintah (Banper) mulai berjalan kembali.
“Alhamdulillah, insyaallah akan kembali normal karena dana Banper sudah mulai diterima SPPG,” ujarnya, Kamis 13 November 2025.
Ikhsan menjelaskan SPPG yang berhenti sementara tersebar di delapan daerah. Daerah itu meliputi Pandeglang, Serang, Tangerang, Lebak, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang, dan Kota Cilegon.
“Kurang lebih 70-an SPPG di seluruh kabupaten dan kota sempat berhenti beroperasi,” ujarnya.
Menurut Ikhsan, penghentian operasional bersifat sementara karena proses administrasi di tingkat pusat. Ia menyebut Badan Gizi Nasional (BGN) masih beradaptasi sebagai lembaga baru sehingga terjadi keterlambatan teknis.
“BGN badan baru dan sedang berproses, jadi wajar kalau ada sedikit kendala. Insyaallah tahun depan semuanya berjalan normal,” katanya.
Upaya pemulihan dilakukan bertahap. Ikhsan memastikan SPPG bisa kembali beroperasi segera setelah dana masuk ke rekening virtual masing-masing satuan pelaksana.
“Jika dana sudah dikirim melalui virtual account, SPPG bisa beroperasi lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh kepala SPPG di kabupaten dan kota untuk memastikan kesiapan operasional.
“Kita berharap pelayanan gizi masyarakat kembali lancar. Peran SPPG sangat penting mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,” tutupnya.
Editor: Aas Arbi











