SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, akan menghadapi wakil tuan rumah Asuka Takahashi pada babak perempat final Kumamoto Japan Masters 2025, Jumat 14 November 2025.
Pertandingan Gregoria kontra Asuka akan menjadi partai pembuka di Court 1, sekaligus laga pertama babak perempat final turnamen BWF Super 500 tersebut.
Harapan Indonesia untuk meraih gelar kini hanya bertumpu pada Gregoria setelah empat wakil lainnya terhenti di babak 32 besar dan 16 besar. Apalagi, Gregoria memiliki catatan manis di turnamen yang sama tahun 2023, ketika ia sukses keluar sebagai juara.
Pertemuan melawan Asuka Takahashi ini menjadi duel perdana bagi keduanya. Gregoria, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, akan berjuang memperebutkan tiket ke babak semifinal.
Bagi Gregoria, lolos ke perempat final merupakan capaian penting. Sepanjang musim 2025, ia sempat kesulitan menembus babak-babak akhir setelah mengalami vertigo yang memaksanya absen cukup lama. Dampaknya, peringkatnya sempat turun ke posisi 11 dunia BWF setelah sebelumnya bertahan di 10 besar.
“Kemenangan ini sangat berarti. Bersyukur karena di dua turnamen sebelumnya saya selalu kalah di babak pertama. Walau permainan belum maksimal, tapi hasilnya positif. Semoga di perempat final bisa bermain lebih baik,” ujar Gregoria, dikutip dari rilis resmi PBSI.
Gregoria juga mengaku mewaspadai Asuka Takahashi, meski lawannya itu kini berada jauh di bawahnya dalam peringkat dunia — posisi 71 BWF. Dukungan publik tuan rumah diprediksi menjadi tambahan energi bagi tunggal putri Jepang tersebut, yang sebelumnya menyingkirkan Ni Kadek Dhinda di babak 16 besar.
“Menghadapi pemain Jepang tidak pernah mudah. Mereka jarang mati sendiri dan bermain sangat ulet. Apalagi dengan dukungan penonton tuan rumah, jadi saya harus lebih sabar dan fokus,” ujarnya.
Pada ajang Kumamoto Japan Masters 2025 ini, Indonesia menurunkan lima wakil tanpa pasangan ganda putra dan ganda campuran.











