RADARBANTEN.CO.ID – Timnas Indonesia U-23 harus menelan pil pahit dalam uji coba pertamanya melawan Mali U-23 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam, 16 November 2025.
Skuad Garuda Muda gagal mencetak gol dan harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
Sejak awal pertandingan, Mali langsung menekan. Pada menit kelima, Sekou Doucoure berhasil mencetak gol lewat sundulan dari situasi sepak pojok menit, membawa Mali unggul lebih dulu.
Indonesia mencoba bangkit setelah kebobolan awal, dengan beberapa peluang melalui Dony Tri Pamungkas, Mauro Zijlstra, Ivar Jenner, dan pemain lainnya.
Namun, penyelesaian di depan gawang Mali masih kurang tajam, sehingga upaya mereka tak membuahkan hasil.
Pada menit ke-34, Mali kembali menambah keunggulan lewat aksi individu Wilson Samake yang melewati pertahanan Indonesia dan menuntaskan dengan tendangan klinis. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Mali hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pelatih Indra Sjafri melakukan pergantian dengan memasukkan Wigi Pratama menggantikan Rahmat Arjuna yang cedera.
Meski penguasaan bola Indonesia meningkat, serangan mereka kerap terhenti karena pertahanan Mali cukup disiplin.
Pada menit ke-55, Indonesia mendapat kesempatan lewat tendangan bebas. Namun, eksekusi Dony Tri masih melambung di atas mistar dan gagal memperkecil ketertinggalan.
Kesalahan lini belakang Indonesia di masa injury time menjadi petaka. Moulaye Haidara memanfaatkan kelemahan tersebut untuk mencetak gol ketiga dan menutup laga dengan kemenangan Mali 3-0.
Meski kalah, permainan timnas tidak sepenuhnya buruk. Menghadapi tim sekuat Mali adalah ujian penting, dan beberapa kesalahan kecil dari pemain Indonesia berbuah fatal.
Sebagai bagian dari persiapan SEA Games 2025, laga ini menjadi momen seleksi bagi skuad U-23. Masih banyak pemain yang belum diturunkan.
Editor: Abdul Rozak











