RADARBANTEN.CO.ID – Seperti yang telah diketahui bersama, manfaat kartu kredit sangatlah beragam. Mulai dari opsi membayar dengan cicilan hingga memudahkan bertransaksi di luar negeri.
Namun, apa jadinya jika data kartu kredit tersebut dibobol dan disalahgunakan oleh orang lain?. Aksi kejahatan seperti ini umumnya dikenal sebagai carding.
Carding adalah salah satu bentuk penipuan yang dilakukan dengan cara membobol kartu kredit orang lain dan menggunakannya tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut pengertian, cara kerja, hingga tips mencegahnya.
Apa Itu Carding?
Carding adalah salah satu bentuk penipuan yang melibatkan aksi pembobolan kartu kredit untuk mendapatkan uang.
Bentuk pencurian dari kejahatan ini pun beragam, seperti membeli gift card prabayar yang nantinya dapat diuangkan dengan cara dijual.
Selain itu, penipu juga dapat mencuri nomor kartu kredit kamu untuk membeli barang-barang tertentu.
Aksi penipuan ini bisa terjadi apabila kamu kehilangan kartu kredit, kurang teliti saat bertransaksi secara online maupun offline, atau mengakses situs ilegal.
Pelaku yang disebut sebagai carder ini bisa memanfaatkan celah keamanan tersebut dan segera menyimpan nomor kartu kredit kamu untuk kepentingan pribadi.
Jenis-Jenis Carding
Berikut adalah jenis-jenis penipuan carding yang umum terjadi:
Misuse of card data: Jenis carding yang dilakukan dengan menyalahgunakan kartu kredit tanpa disadari oleh pemiliknya.
Wiretapping: Carder menyadap transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit melalui jaringan komunikasi.
Counterfeiting: Jenis carding ini bekerja dengan memalsukan kartu kredit hingga tampak sangat mirip dengan aslinya.
Umumnya, carder yang melakukan aksi ini memiliki koneksi yang luas serta keahlian khusus sehingga memungkinkan mereka untuk memalsukan kartu kredit dengan sangat baik.
Phishing: Cara kerja carding pada jenis kejahatan phishing adalah dengan memanfaatkan situs palsu atau email untuk mencuri data kartu kredit.
Ketika korban membuka link website dan memasukkan nomor kartu kreditnya, maka carder akan membobol dan menggunakannya untuk keuntungan mereka.
Editor: Abdul Rozak











