SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Umum PP PBSI, Fadil lmran, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tim bulu tangkis Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand. Indonesia berhasil menutup kompetisi sebagai juara umum dengan raihan 3 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu.
“Capaian ini patut kita syukuri bersama. Bagi PBSI, hasil di SEA Games bukan semata soal jumlah medali, tetapi bagian dari proses panjang pembinaan yang dijalani dengan konsistensi, kesabaran, dan kerja bersama,” ujar Fadil dalam rilis PBSI, Jumat, 20 Sesember 2025.
la menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kolaborasi seluruh elemen bulu tangkis nasional, mulai dari atlet, pelatih, tim pendukung, pengurus pusat dan daerah, hingga dukungan masyarakat dan pemerintah.
“Yang membanggakan, prestasi ini lahir dari perpaduan pemain muda yang berani dan penuh semangat, dengan pemain berpengalaman yang memiliki mental juara dan kepemimpinan di lapangan. lni menunjukkan bahwa proses regenerasi
berjalan dan ekosistem bulutangkis kita terus tumbuh,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.
Fadil menekankan bahwa PBSI memandang hasil SEA Games ini sebagai fondasi, bukan tujuan akhir. Organisasi tetap menjaga sikap dewasa dan tidak cepat berpuas diri.
“PBSI berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pembinaan nasional secara berkelanjutan. Fokus utama kami ke depan adalah menyiapkan atlet-atlet Indonesia agar mampu tampil optimal di level tertinggi, termasuk Olimpiade, melalui proses yang terukur dan berkesinambungan,” tegasnya jenderal bintang tiga polisi ini.
Sementara itu, Alwi Farhan yang meraih emas tunggal putra SEA Games 2025, mengaku bangga pada keikutsertaan pertamanta di SEA Games 2025 dapat meraih 2 medali emas yang berasal dari beregu putra dan perseorangan tunggal putra.
“Alhamdulillah, gelar ini saya tidak pernah sangka akan datang dengan apa yang sudah saya lalui selama sepanjang tahun ini. Sebelum main di SEA Games, saya mengalami momen-momen yang berat tapi saya cukup apresiasi diri saya karena saya tidak gampang menyerah apapun kondisinya,” kata Alwi.
Momen pengalungan medali emas SEA Games, kata Alwi, lebih bermakna dan tidak akan terlupakan olehnya. Karena, pemberian medali dihadiri oleh dua legenda tunggal putra, Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei.
“Betapa senang dan bangganya saya tadi saat pemberian medali yang hadir adalah legenda-legenda (Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei) yang saya amati ketika saya tumbuh besar. Saya selalu menonton mereka,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











