LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melakukan evaluasi pasca beroperasinya Pasar Narimbang, Kandang Sapi Rangkasbitung sejak 17 November 2025.
Hingga hari ketiga beroperasinya pasar Narimbang, telah 80 persen lebih Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalan Sunan Kalijaga, Jalan Tirtayasa dan jalan RT Hardiwinangun menempati tempat di Pasar Narimbang.
“Ya, kita terus melakukan evaluasi pasca berooerasinya Pasar Narimbang. Walaupun ada dinamika, tapi alhamdulilah relatif secara umum PKL sudah mau berpindah ke pasar Narimbang,” kata Asistem daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Lebak Ajis Suhendi, Rabu 19 November 2025.
Dia mengatakan, pihaknya juga menampung aspirasi dari para pedagang yang berjualan di Pasar Narimbang, seperti keluhan Meja yang dianggap terlalu kecil, tempat parkir yang tidak mencukupi.
“Setelah beberapa beroperasi yang jadi salah satu catatan catatan parkir tidak mencukupi. Kemudian sirkulasi keluar masuk kendaraan. Kita sudah evaluasasi. Disperindag akan menugaskan petugas tertentu untuk pengaturan parkir termasuk sirkulasi keluar masuk kendaraan,” katanya.
Pihaknya juga membuka opsi memperluas areal untuk lahan parkir kendaraan. Sehingga, para pedagang dan pengunjung lebih leluasa termasuk sirkulasi kekuar masuk kendaraan.
“Opsi parkir ada areal di ujung masih ada laha yang kosong menjadj opsi alternatif untuk lahan parkir. Prinsippnya pak bupati memulai dulu baru keliatan kendala apa saja. Pasti pemerintah daerah melakukan evaluasi perbaikan-perbaikan untuk kenhamanan pedagang dan pembeli,” ujarnya.
Ajis jiga memastikan sudah tidak ada lagi PKL berjualan di tiga ruas jalan Sunan Kalijaga, Jalan Tirtayasa dan jalan RT Hardiwinangun.
“Salah satu atensi PKL juga jangan sampai ada lagi yang berjualan di tiga sruas jalan itu. Begitu juga yang disepanjang jalan Pasar Narimbang sudah ditertibkan,” tukasnya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











