SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pendaftar open bidding enam jabatan eselon II di Kabupaten Serang terus membludak. Puluhan pejabat dari dalam maupun luar daerah mengikuti seleksi tersebut.
Pendaftaran sudah dibuka sejak Kamis 6 November 2025. Tahapan ini akan ditutup pada Kamis 20 November 2025.
Enam jabatan yang dilelang meliputi BKPSDM, Bapenda, dan Bapperida. Lalu DPMPTSP, Dinkes dan DPUPR juga masuk formasi lelang.
Untuk jabatan DPMPTSP, ada enam orang yang mendaftar. Mereka berasal dari berbagai OPD Kabupaten Serang.
Daftar pelamar DPMPTSP yaitu M Mujtahidi dan Hartono. Lalu Febrian Ripera, Tony Kristiawan, Arif Roikhan dan Wawan Ihwanudin.
Pendaftar terbanyak terdapat pada formasi Kepala BKPSDM. Jabatan ini diminati 13 peserta dari beragam instansi.
Mereka adalah Hartono, Ade Ivan Munasyah, dan Khairil Anwar. Lalu M Mujtahidi, Ahmad Ciptadi, dan Adie Fauzana.
Nama lainnya yaitu Lilis Aslihah dan Muhamad Hamimi. Kemudian Mardi Harjo, Sri Rahayu, Dite Hendra, Iskandar Nordat dan Ridwan Hidayat.
Formasi Bapperida mencatat delapan pendaftar. Pesertanya berasal dari ASN daerah hingga kalangan akademisi.
Nama mereka yaitu Erdi Rujikartawi dan Freddy Lamhot Sinurat. Kemudian Muhamad Hamimi, Suhandi, dan Iskandar Ahmaddien.
Selanjutnya ada Mohammad Hanafiah, Dite Hendra Purnama dan Devid Hermawan. Semua peserta akan mengikuti tahapan berikutnya.
Formasi DPUPR diminati tujuh pelamar. ASN dari Kabupaten Serang dan Kota Cilegon turut meramaikan persaingan.
Nama mereka yaitu Mohammad Hanafiah dan Mochamad Iqbal. Lalu Ade Irfansyah, Febrian Ripera dan Mochamad Ronny.
Dua pendaftar lainnya adalah Devid Hermawan dan Tony Kristiawan. Semua peserta kini menunggu proses verifikasi.
Formasi Kepala Dinas Kesehatan diminati lima pendaftar. Mereka berasal dari instansi kesehatan dan OPD daerah.
Nama mereka adalah Efrizal dan Atep Supriadi. Lalu Sodikon, Erna Juita dan Iis Isnawati.
Pada formasi Bapenda, ada lima pendaftar. Peserta berasal dari dalam dan luar Kabupaten Serang.
Daftar mereka yaitu Imam Mustofa Kamal dan Khairil Anwar. Lalu Freddy Lamhot Sinurat, Arif Roikhan dan Wawan Ihwanudin.
Seleksi diperkirakan berlangsung ketat karena jumlah pendaftar tinggi. Pemerintah berharap proses berjalan objektif dan transparan.
Editor: Aas Arbi











