CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon terus menggenjot pendapatan daerah menjelang akhir tahun anggaran 2025.
Terbaru, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sudah mencapai sekitar 96 persen hingga awal Desember.
Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Evaluasi PAD yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon di Kantor BPKPAD, Rabu 3 Desember 2025.
Rapat evaluasi ini dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil, seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Agenda tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra.
Aziz menjelaskan bahwa realisasi PAD Kota Cilegon pada 2025 menunjukkan tren positif. Dengan sisa waktu satu bulan, ia optimistis target penerimaan tidak hanya tercapai, tetapi berpotensi melampaui proyeksi awal.
“Realisasi PAD kita sudah berada di kisaran 96 persen. Jadi dengan tersisa satu bulan lagi, kami optimistis PAD akan tercapai seratus persen, bahkan bisa lebih,” ujar Aziz usai rapat.
Aziz menambahkan, capaian tersebut sangat penting karena sesuai arahan Wali Kota Cilegon, Robinsar, tahun anggaran 2025 ditargetkan tanpa defisit.
Dengan begitu, seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara optimal.
“Alhamdulillah, target di 2025 sesuai rencana Pak Wali Kota bahwa tahun ini tidak ada defisit. Sehingga nanti seluruh program bisa direalisasikan,” jelasnya.
Terkait besaran detail capaian, Aziz menyebut data lengkap berada di BPKPAD. Namun, ia memastikan bahwa estimasi total PAD 2025 berada di angka Rp920 miliar.
“Prinsipnya, untuk tahun 2025 ini PAD kita itu pasti akan tercapai di angka kurang lebih Rp920 miliar. Yang pasti target itu bisa dipenuhi,” katanya.
Dalam evaluasi tersebut, beberapa OPD penghasil tercatat sudah melampaui target kinerja, sementara sebagian lainnya belum memenuhi proyeksi.
Reporter : Adam Fadillah












