TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – SMA UPH Collage adalah salah satu pesohor di kancah Honda DBL With Kopi Good Day Banten 2025. Mereka yang tidak pernah absen semenjak 2017 membuktikan konsistensi dan identitas kuat.
Mereka yang kali ini kembali juara Honda DBL With Kopi Good Day Banten 2025 bersama coach Chandra Prasetya membuktikan jadi salah satu dinasti basket pelajar di Banten.
Tentunya menarungi Honda DBL With Kopi Good Day Banten 2025 ialah tantangan yang cukup berat. Mereka sampai titik puncak berkat kerja keras tanpa henti dan berikut kilas balik sang jawara Honda DBL With Kopi Good Day Banten 2025.
Awal Manis: Tumbangkan SMA Al-Azhar BSD
Langkah UPH College dimulai dengan impresif saat menghadapi SMA Al-Azhar BSD Tangerang Selatan. Sejak tip-off, mereka langsung tampil agresif dengan tekanan penuh dan ball movement rapi.
Al-Azhar dibuat kesulitan menemukan ritme, sementara UPH College mencetak dua digit poin di tiga kuarter awal. Laga ditutup dengan kemenangan telak 70–14, menjadi sinyal kuat kesiapan UPH College di turnamen ini.
Ujian Ketat Kontra Saint John’s BSD
Pertarungan sengit tersaji pada hari ketujuh saat UPH College berhadapan dengan SMA Saint John’s School BSD Tangerang.
UPH College memimpin sejak kuarter pertama, namun Saint John’s sempat bangkit di kuarter empat dan memangkas jarak.
Berkat ketenangan di momen krusial dan kontrol tempo yang solid, UPH College berhasil mengamankan kemenangan 20–13.
Dominasi di Big Eight
Langkah ke Fantastic Four dipastikan usai UPH College menundukkan SMA Saint John’s School Gading Serpong (Aquila) dengan skor 44–23.
Tekanan intens sejak kuarter pertama membuat Aquila kesulitan mencetak poin. Keunggulan 16–8 di awal laga menjadi fondasi dominasi hingga peluit akhir, menutup rangkaian Big Eight DBL Banten 2025 dengan meyakinkan.
Panas di Fantastic Four: Hentikan SMAN 2 Tangerang
Di babak Fantastic Four, dominasi UPH College tak terbendung. Menghadapi SMAN 2 Tangerang (Duta), mereka tampil tanpa kompromi.
Unggul 18–9 di kuarter pertama, UPH College terus memperlebar jarak di kuarter kedua dan memuncak di kuarter keempat dengan tambahan 26 poin. Kemenangan telak 70–27 memastikan satu tiket ke partai final.
Penulis Iksan
Editor Daru











