• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Akademisi IKNUS Tanggapi APDESI Pandeglang yang Tolak Dana Desa untuk Kopdes

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 18 Desember 2025 10:47
in Pandeglang

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Akademisi Kebijakan Publik Institut Kemandirian Nusantara (IKNUS), Arif Nugroho, menanggapi sikap Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pandeglang yang menolak Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025. PMK tersebut mengatur pengalokasian Dana Desa untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Arif menilai kebijakan tersebut sejalan dengan arah besar pemerintah dalam membangun desa secara lebih struktural. Selama ini, pemerintah desa banyak menggunakan Dana Desa untuk belanja rutin dan kebutuhan jangka pendek. Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong desa memiliki fondasi ekonomi sendiri melalui koperasi.

RelatedPosts

ICMI Orda Pandeglang

ICMI Orda Pandeglang Diminta Fokus pada Program Nyata untuk Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 11:56
KPU mutakhirkan data parpol ppp

KPU Pandeglang Lakukan Pemutakhiran Data Parpol PPP

Sabtu, 19 September 2026 09:16
sebuah panglong di Pandeglang kebakaran

Panglong di Pandeglang Hangus Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta

Sabtu, 19 September 2026 09:10
Rifky Hermiansyah Ketua Gerindra Pandeglang

Rifky Hermiansyah Nahkodai Gerindra Pandeglang, Target Menang Pemilu 2029

Jumat, 18 September 2026 16:34

“Kalau saya melihat PMK Nomor 81 Tahun 2025 ini, itu bagian dari arah besar kebijakan Presiden membangun desa secara lebih struktural. Dana Desa selama ini sangat membantu, tapi sebagian besar habis untuk kebutuhan jangka pendek. Presiden ingin mendorong desa punya fondasi ekonomi sendiri melalui koperasi,” kata Arif Nugroho, Kamis, 18 Desember 2025.

Arif mengakui kekhawatiran kepala desa wajar karena selama ini Dana Desa digunakan untuk program yang hasilnya cepat terlihat. Namun, jika pola tersebut terus berlanjut, desa berpotensi mengalami stagnasi pembangunan.

Menurutnya, penggunaan Dana Desa untuk koperasi bukan sekadar pengeluaran, melainkan investasi sosial dan ekonomi jangka panjang jika desa mengelolanya secara transparan melalui musyawarah desa serta pendampingan yang baik.

“Yang perlu dikritisi sekarang bukan programnya, tapi implementasinya. Kalau tata kelolanya rapi dan pengawasannya kuat, koperasi desa justru bisa menjadi penggerak ekonomi warga. Ini juga sejalan dengan arah besar Presiden yang ingin membangun Indonesia dari desa, bukan sekadar menyalurkan anggaran,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran APDESI mengenai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat desa, Arif menegaskan bahwa hal tersebut bergantung pada implementasi kebijakan, bukan pada substansi program koperasi. Dengan pengaturan porsi anggaran yang bijak, koperasi justru dapat membantu desa memenuhi kebutuhan dasar secara berkelanjutan.

Arif juga menilai masukan APDESI terkait sumber pendanaan sebagai hal yang wajar. Ia mendorong pemerintah pusat untuk menjelaskan strategi nasional di balik kebijakan tersebut agar desa memahami risiko dan manfaat program koperasi desa.

Mengenai keterlambatan pencairan Dana Desa, Arif menilai hal itu perlu menjadi catatan penting, namun tidak dapat dijadikan alasan untuk menolak kebijakan pembangunan koperasi desa.

Menurutnya, Dana Desa cukup dijadikan pemantik awal. Sementara itu, sumber pendanaan lain dapat berasal dari pemerintah pusat, perbankan nasional, BUMN, serta lembaga keuangan negara.

“Dengan skema campuran ini, koperasi bisa tumbuh, desa tidak kehilangan ruang fiskal, dan arah besar kebijakan Presiden untuk memperkuat ekonomi desa dapat berjalan lebih berkelanjutan,” katanya.

Secara umum, Arif menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah mendorong desa naik kelas. Meski tantangan tetap ada, ia menilai arah kebijakan sudah tepat.

“Yang penting, semua pihak mengawal implementasinya agar desa benar-benar menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pandeglang menyatakan penolakan terhadap PMK Nomor 81 Tahun 2025 yang mengatur pengalokasian Dana Desa untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

APDESI menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu keberlanjutan program prioritas serta operasional pemerintahan desa.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Editor: Aas Arbi 

Tags: dana desadana desa 2026koperasi merah putih
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

TYESO Resmi Tunjuk PT Usaha Sukses Sentosa sebagai Distributor Tunggal di Indonesia

Next Post

DLHK Banten Kekurangan PPLH, Pengawasan Ribuan Industri Terancam Tidak Maksimal

Next Post

DLHK Banten Kekurangan PPLH, Pengawasan Ribuan Industri Terancam Tidak Maksimal

FIFGroup Serang

Rugikan FIF Cilegon Rp120,5 Juta, Mantan Karyawan Divonis 2 Tahun Penjara

Jumat, 18 September 2026 07:17
Pasar Rangkasbitung

Sepi Pembeli, Ratusan Kios dan Los Pasar Rangkasbitung Tutup

Jumat, 18 September 2026 08:09
Agil Zulfikar DPC Gerindra Lebak

Prabowo Tunjuk Muhamad Agil Zulfikar Nahkodai DPC Gerindra Lebak

Jumat, 18 September 2026 14:33
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
kemacetan di Bojonegara-Puloampel

Soal Penanganan Kemacetan, Ini Permintaan Tokoh Bojonegara

Jumat, 18 September 2026 16:44
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

proyek jalan Kota Serang

Dua Proyek Betonisasi Jalan Kota Serang Belum Rampung

by Nahrul Muhilmi
Sabtu, 19 September 2026 12:18
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang menyisakan dua proyek betonisasi jalan yang belum rampung...

siswa Kota Serang

Konsumsi Minuman Manis, Ratusan Siswa Kota Serang Ditemukan Punya Tekanan Darah Tinggi

by Nahrul Muhilmi
Sabtu, 19 September 2026 12:10
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Serang menemukan ratusan siswa dengan hasil tekanan darah di atas...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.